Bersama Dramer Baru, TRIVIUM Rilis Single “The Sin and the Sentence”

Unit metal asal Florida, AS, Trivium akhirnya menapaki level baru dalam karirnya. Matt Heafy (vokal/gitar), Corey Beaulieu (gitar), Paolo Gregoletto (bass) dan dramer barunya, Alex Bent, baru saja meluncurkan single fresh bertajuk “The Sin And The Sentence”, dimana mereka mengembalikan keperkasaan musiknya yang memadukan vokal clean dan growl plus olahan aransemen yang lebih padat dan cadas. Single tersebut menjadi pembuka, sebelum merilis album baru via Roadrunner Records, yang rencananya dirilis tahun ini juga.

Kali ini, Matt, Corey dan Paolo tak ingin lagi melakukan kesalahan dalam perekrutan dramer. Sebelumnya, mereka cenderung mengambil keputusan yang terburu-buru. “(Kini) kami lebih santai,” cetus Paolo meyakinkan. “Kami telah belajar dari kesalahan sebelumnya, lebih meluangkan waktu, melakukan tur bersama (dengan dramer baru), untuk melihat kepribadian sebenarnya saat tur. Karena pada saat itulah lebih banyak terekspos kepribadian dan permainan. Bersama Alex, kami ingin memastikan dia menyukai situasinya dan menyukai lagu-lagunya. Alex adalah seorang dramer luar biasa, sangat berpengalaman dan kami senang bermusik dengannya.

Sejak Travis Smith hengkang dari formasi Trivium pada 4 Februari 2010 silam, permasalahan di lini dram sepertinya tak pernah tuntas di tubuh band heavy metal (sebelumnya dikenal ber-genre metalcore) ini. Penggantinya, Nick Augusto yang pertama kali tampil mengawal konser Trivium di Jakarta pada 11 Februari 2010 tersebut lumayan bisa bertahan lama. Bahkan terlibat di penggarapan dua album, yakni “In Waves” (2011) dan “Vengeance Falls” (2013). Pada 7 Mei 2014, Nick mundur dari band dan digantikan oleh Mat Madiro. Usai perilisan album “Silence in the Snow” (2015), posisi dramer kembali berubah.

Pada 5 Desember 2015, Trivium lantas merekrut Paul Wandtke, atas rekomendasi dari Mike Mangini, dramer Dream Theater. Tapi belum sempat menghasilkan album, Paul dipecat dan digantikan oleh Alex Bent, yang diumumkan pada awal 2017. Alex sendiri telah mengantongi pengalaman bermain dram bersama band Battlecross, Decrepit Birth, Testament serta proyek band Eric Peterson (gitaris Testament) yang bernama Dragonlord. Penampilan Alex pertama kali bersama Trivium terjadi pada 11 Februari 2017 lalu, di sebuah konser di Dublin, Irlandia.

Setelah perilisan album debut bertajuk “Ember to Inferno” (2003) – atau sekitar empat tahun setelah terbentuk – nama Trivium melesat tinggi berkat album keduanya, “Ascendancy” (2005) yang terjual sebanyak lebih dari 500 ribu keping di seluruh dunia. Album yang antara lain melejitkan lagu “Pull Harder on the Strings of Your Martyr”, “A Gunshot to the Head of Trepidation” dan “Dying in Your Arms” tersebut juga merupakan album pertama Trivium yang melibatkan gitraris Corey Beaulieu dan bassis Paolo Gregoletto. Album “Ember to Inferno” sendiri sempat dirilis ulang via label Lifeforce Records pada 2 Desember 2016 lalu. (MK03)

Kredit foto: Jon Paul Douglass

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.