“Breathing, Trying”, Mood Booster Perdana dari UNSAID

Gerombolan anak metal asal Malang, Unsaid tengah mendekam di dalam studio untuk mengeksekusi album mini (EP) perdana mereka yang akan ditebarkan pada 2018 mendatang. Sebagai penggoda gairah pendengar, Nauval (dram), Nirwan (gitar), Helmy (gitar), Wildan (bass, vokal) dan Syahrin (vokal) telah menebarkan single perdana bertajuk “Breathing, Trying” dalam format digital via Spotify, Itunes, dan Deezer.

Lagu tersebut menceritakan tentang keputusasaan seseorang setelah ditinggal pergi oleh orang-orang yang dicintainya, tapi dia tidak dapat melakukan apapun untuk mengubahnya. Unsaid berharap, melalui lagu ini para metalhead bisa mengambil pelajaran akan pentingnya bertahan hidup dalam kondisi apapun. “Tidak mengapa bersedih ketika dalam kondisi terendah, namun bertahanlah dalam kondisi itu, dan cobalah untuk tetap hidup,” ujar Syahrin kepada MUSIKERAS.

Dari sisi musik, Unsaid mencoba menyuguhkan menu vokal yang dihujani gaya rasp voice dan isian gitar yang vulgar sekaligus menggairahkan. Dengan racikan musik melodic hardcore  yang berkiblat pada Counterparts, Being As An Ocean, More Than Life, Defeater dan Touché Amoré, lagu ini diakui Syahrin memiliki 1001 alasan untuk didengarkan. “Jika kamu butuh daya ledak di hari yang malas, tenaga dari lagu ini tidak akan mengecewakanmu!”

Album mininya sendiri masih dalam tahap penggarapan dimana tiga lagu di antaranya sudah rampung direkam. Benang merahnya, mengisahkan tentang kehidupan di era akhir masa remaja (era awal masa dewasa) dimana seseorang mulai meninggalkan lingkungan sosial masa lalunya satu per satu dan mulai mengalami kebimbangan antara melakukan fiksasi – berhentinya perkembangan suatu bagian dari pribadi seseorang – atau terus menjalani hidup dengan membuat cerita baru.

Proses penulisan lagu di album ini berawal dari coretan lirik yang dieksekusi oleh Syahrin yang kemudian dikonsultasikan dengan gitaris Nirwan untuk membuat kerangka lagu. Selanjutnya, digarap secara bersama-sama di dalam studio hingga melahirkan sebuah komposisi utuh yang ditujukan untuk para pendengar musik emo, hardcore, dan post-hardcore baik yang berdomisili di Malang maupun di seluruh semesta metal Tanah Air.

Unsaid terbentuk pada akhir 2014, yang berangkat dari sebuah kesamaan visi dan selera musik para personelnya. Setelah menjajah berbagai panggung metal di seputaran Malang, termasuk di acara-acara berskala kampus, Unsaid akhirnya memutuskan untuk meningkatkan level ‘anak band’ mereka dengan membuat karya rekam. Pada awal 2017, tercipta lagu “Breathing, Trying” yang rekamannya dieksekusi di Vamos Studio. (Riki)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.