MURPHY RADIO Luncurkan Video Math-Rock untuk Olahraga

Satu lagi talenta jempolan merangkak ke permukaan kancah rock Tanah Air. Murphy Radio, sebuah trio asal Samarinda, Kalimantan Timur mengibarkan ‘agama’ math-rock yang bisa dibilang tak banyak penganutnya di Indonesia. Baru-baru ini, mereka – Wendra (gitar), Akbartus Ponganan (dram) dan Aldi Yamin (bass) – meluncurkan video musik perdananya untuk single instrumental bertajuk “Sports Between Trenches”.

Single tersebut merupakan materi terbaru Murphy Radio setelah sebelumnya dipanaskan lewat album mini (EP) “Naftalena” yang dirilis pada Agustus 2016 lalu. Perilisan “Sports Between Trenches” sendiri dimaksudkan sebagai bagian awal dari rencana peluncuran album penuh pertama mereka yang rencananya bakal dikumandangkan tahun depan.

“Saat ini, (penggarapan) album sedang proses melengkapi beberapa materi yang belum selesai. Kami berniat merekam 10 lagu, saat ini (sudah) ada tujuh lagu yang sudah di-draf,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS.

Video “Sports Between Trenches” mulai dipertontonkan di kanal YouTube sejak 11 November 2017 lalu, melalui channel resmi Octopusfilms. Disutradai oleh Gazaini Laughter, video tersebut secara harfiah menegaskan deru dan pacu atletis dari notasi lagunya. Bagi Murphy Radio, peluncuran single dalam format visual adalah sebuah strategi, atau treatment yang berbeda, sebuah langkah yang lebih jauh buat mereka. “Hitung-hitung mencoba pengalaman baru serta perlunya arsip visual dari karya kami,” cetus mereka.

Inti dari videonya sendiri, menurut sang sutradara, dimaksudkan sebagai soundtrack istimewa bagi orang-orang yang hendak berolah raga dan tidak memiliki kawan. “Seperti yang dijelaskan bahwa melalui musik mereka, mereka menemani secara imaginatif buat yang mendengarkan, karena mereka musisi, mungkin cara terbaik mereka untuk berkomunikasi kepada pendengarnya adalah melalui musik mereka sendiri. Saya yakin buat yang menonton, akan langsung berimajinasi, dan mungkin punya atau bisa merangkai story line-nya sendiri,” urai Gazaini meyakinkan.

Setelah perilisan video musik tersebut, para personel Murphy Radio mengaku mendapat cukup banyak perhatian dari dalam dan luar negeri, terutama Jepang. Dan rencananya, awal 2018, mereka ingin merilis single lagi.

Murphy Radio terbentuk pada akhir 2013 lalu, yang pada dasarnya hanya untuk menghabiskan waktu senggang, dan baru benar-benar aktif dua tahun kemudian. Sepanjang tahun, formasi Murphy Radio banyak mengalami proses bongkar pasang personel serta warna musik. Hingga pada Mei 2016, format math-rock pun dipilih sebagai genre utama. “Math-rock sendiri sudah ramai dimainkan di luar negeri. Sejarahnya pun cukup panjang, dimana math-rock adalah hasil turunan dari punk, jazz, emo dan rock itu sendiri. Untuk referensi, kami sangat terbantu oleh media (luar) yang memfokuskan diri untuk hal ini, yakni Fecking Bahamas dan Musical Mathematics,” urai Murphy Radio mempertegas. (Mdy)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.