VIETNAM ROSE Siapkan Wabah Mematikan Tahun Ini

Sumber inspirasi pencarian nama untuk sebuah band terkadang sangat unik dan tanpa batas. Seperti yang dilakukan oleh unit cadas asal Bekasi ini. Saat dibentuk pada 2007 silam, mereka menamakan bandnya Vietnam Rose, sebuah wabah mematikan dari era perang Vietnam. Kini, lewat single “Rhmes For The Insult”, mereka siap menjadi wabah yang mematikan di ranah melodic death metal.

Awalnya, Vietnam Rose berangkat sebagai band penganut aliran metalcore. Namun seiring dengan perkembangan referensi musikal mereka – antara lain datang dari band-band dunia seperti The Black Dahlia Murder, Pheripery dan As Burn Run Black – subgenre tadi pun mengalami pergeseran. “Ini adalah pendewasaan, kami mencari musik yang berbeda,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS.

“Rhymes for the Insult” sendiri lirik ditulis oleh Bintang, pencabik bass Vietnam Rose, yang lantas diolah menjadi sebuah aransemen oleh gitaris Abel. Mereka lalu merekamnya di studio rumahan milik mereka sendiri, mulai dari proses awal hingga akhir tahap mastering. “Untuk proses yang tidak bisa dikerjakan di rumah kami garap di studio 07. Proses pengerjaan cukup memakan waktu, karena salah satu kendalanya terjadi pergantian vokalis,” ungkap Vietnam Rose.

Vokalis baru tersebut adalah Doyeh, yang sebelumnya menghuni band Tower. Ia direkrut untuk menggantikan Reska, dan melengkapi formasi yang sudah ada, yakni Bintang, Abel, Erwin (gitar) dan Pijay (dram). Lirik lagu “Rhymes for the Insult” sendiri menyerukan semangat untuk kehidupan untuk lebih baik. “Jangan perduli kamu siapa, berhadapan dengan keadaan apa pun, jadilah diri sendiri!”

Vietnam Rose yang sempat vakum pada 2013 silam, sebenarnya sudah mengeluarkan album promo tahun lalu. Lima lagu yang termuat di demo tersebut bakal kembali dimasukkan ke album yang saat ini tengah digodok. Rencananya, jika tak ada kendala, Vietnam Rose akan merilisnya tahun ini juga. (Mdy/MK01)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *