Setelah In Flames dan unit punk asal Amerika Serikat, H2O, Revision Live sebagai penyelenggara pentas metal terbesar di Asia Tenggara, Hammersonic Festival kembali mengumumkan headliner lainnya. Dan nama berikutnya yang tercetus adalah Brujeria, sebuah unit metal ekstrim legendaris yang sangat berbahaya.

Jika tak ada kendala yang menghadang, Brujeria yang berasal dari Tijuana, Meksiko bakal tampil di hadapan ribuan penonton Hammersonic Festival di Pantai Carnaval, Ancol pada 22 Juli 2018 mendatang. Formasi Brujeria saat ini diperkuat oleh Juan Brujo (vokal), Fantasma (bass/vokal), Hongo (bass/gitar), Pinche Peach (samples/vokal), El Sangrón (vokal), El Criminal (gitar), Hongo Jr. (dram) dan La Bruja Encabronada (vokal).
Brujeria yang terbentuk pada 1989 silam dikenal sebagai band yang sangat menonjolkan imej Meksiko, anti-Amerika, menggunakan nama samaran, dengan lagu-lagu berlirik Spanyol yang kontroversial, didominasi tema Satanik, anti Kristen, seks, problema imigran, penyelundupan narkoba hingga politik. Dalam setiap penampilan visualnya untuk kebutuhan foto atau video, para personelnya memakai penutup kepala atau bandana agar tak dikenali, dan bahkan kerap sambil menggenggam sebilah golok.
Di era awal karirnya, Brujeria pernah dihuni oleh gitaris Dino Cazares dan dramer Raymond Herrera (Fear Factory), bassis Billy Gould (Faith No More), dramer Nicholas Barker (Cradle of Filth), bassis Jeff Walker (Carcass) dan bassis Shane Embury (Napalm Death).
Sejauh ini, Brujeria baru melahirkan empat album studio, yaitu “Matando Güeros” (1993), “Raza Odiada” (1995), “Brujerizmo” (2000) dan “Pocho Aztlan” (2016). Album “Matando Güeros” sendiri sempat dicekal di banyak negara karena menampilkan gambar sampul yang kontroversial, memperlihatkan tangan seseorang yang menggenggam penggalan kepala manusia.
Hammersonic Festival sendiri telah menjadi pesta metal tahunan yang telah bergulir sejak April 2012 silam. Tahun lalu, Hammersonic digelar di Ecopark, Ancol pada 7 Mei 2017 dengan menampilkan sejumlah line-up bertaji seperti Megadeth, The Black Dahlia Murder, Earth Crisis, Tarja Turunen, Whitechapel, Abbath, Northlane hingga jagoan-jagoan dalam negeri, seperti Seringai, Revenge The Fate, Trojan, From Hell to Heaven dan masih banyak lagi. (MK03)
Kredit foto: MFI
.