Tiga personelnya berada di Kalimantan. Satu di Jakarta. Terpisah oleh deraan pandemi yang berlarut-larut. Tapi tak ada kata berhenti. Teknologi internet adalah solusi untuk terus berkarya.
Lewat single terbarunya, “Overdose” (Anoixi Records), KILMS membuktikan tak ada yang tak mungkin untuk terus menyalurkan kreativitas. Walau terpisah jarak, proses penggodokan lagu tetap berjalan. Bahkan sekaligus dengan eksekusi video klipnya.
Kepada MUSIKERAS, Josaphat membeberkan keseruan di balik persiapannya. Terutama untuk kebutuhan video musik, dimana mereka menerapkan teknik green screen untuk mengakali lokasi yang berpencar. Jadi tiap personel, yakni Faizal ‘Ical’ Permana (vokal), Gama Gifari (dram), Machdis Arie (bass) dan Josaphat Klemens (gitar) merekam video masing-masing di tempat mereka berada.
“Gue shoot di rumah, Gama dan Ical juga di rumahnya, Arie di studio temennya. Lalu ada tambahan 3D Visual, lalu digabungin oleh Gama. Prosesnya perjuangan juga karena sempat ada kendala di komputer, tapi akhirnya bisa juga diselesaikan,” urai Josaphat puas.
“Overdose” sendiri sebenarnya bukan karya yang benar-benar baru tercipta. Saat para personel KILMS masih di Jakarta, mereka menjadwalkan latihan setiap minggu. Nah, dari rutinitas itulah terkumpul beberapa draft ide lagu. Salah satunya “Overdose”. Namun belum sempat dimatangkan lantaran mendadak terhadang pandemi.
Kurang lebih, “Overdose” diotak-atik oleh Gama dan Ical yang berada di Palangkaraya, terutama dalam urusan penataan nada vokal. Hasil rembukan mereka lantas dilempar ke personel lainnya di grup chat, dan personel lainnya pun menimpali.
“Jadi semuanya dikerjakan dari rumah. Arie sih di studio di Bontang karena nggak bawa peralatan rekaman. Gue di rumah pake komputer sendiri. Prosesnya banyak tektokan, cari enaknya. Setelah variasinya dirasa paling ciamik baru deh rekaman, terus langsung mixing,” ujar Josaphat.
Single “Overdose” merupakan karya keempat KILMS dengan formasi Josaphat, Arie, Gama dan Faisal. Sebelumnya band yang terbentuk pada 2005 silam (dengan nama Killing Me Inside) ini telah memperdengarkan single “Numb” pada Oktober 2019, lalu “Hard Feelings” (Des 2019) dan “Karma” (April 2020). (mdy/MK01)
.