Menandai tepat setahun usia perilis album “XVII”, trio grindcore modern asal Jakarta ini meluncurkan sebuah video lirik dari salah satu lagunya yang bertajuk “TV Pembodohan”. Ya, sesuai judulnya, karya rekaman satu ini memang ingin menyoroti kebobrokan tayangan di televisi nasional, dimana masih banyak menjajakan kebohongan, setingan berwujud ‘reality show’ serta kepalsuan-kepalsuan lainnya.
Pesan utama dari video “TV Pembodohan” yang dibuat oleh Kereta Badja tersebut adalah, pihak Dead Vertical ingin menegaskan bahwa jika tak mau terperdaya begitu saja oleh program di televisi, maka tajamkan hati dan pikiran!
“Karena maraknya disinformasi oleh media televisi yang jika tidak berhati-hati dalam mengonsumsinya, akan menyebabkan tumpulnya nalar dan logika. Secara musik pun, ‘TV Pembodohan’ adalah salah satu lagu yang terkuat di album ‘XVII’, papar pihak label rekaman Blackandje Records kepada MUSIKERAS, mewakili Dead Vertical.
Disamping itu, imbuh Dead Vertical sendiri, lagu “TV Pembodohan” dipilih untuk dibuatkan video lirik karena secara musikal sangat menarik. “Merupakan karakter thrash metal AS yang dileburkan dengan modern grindcore Eropa sehingga menjadikan alur musik ‘TV Pembodohan’ menjadi lebih dinamis, dari tempo cepat, turun lalu naik lagi.”
Lebih jauh, sebetulnya konsep album “XVII” digarap formasi Arya “Aryablood” Gilang Laksana (dram), Adi “Boybleh” Wibowo (gitar/vokal) dan Bonny “Deadbonz” Suhendra (bass) sedikit banyak mengacu ke formula album kedua, “Infecting the World”. “Ada kesamaan dalam spirit-nya, yaitu bertempo cepat dengan riff yang simple, intens dengan durasi lagu yang pendek, diiringi sesekali tempo beat atau groovy. Perbedaannya, ‘XVII’ menyuguhkan sound yang lebih modern dan penyempurnaan dari album-album sebelumnya.”
“XVII” sendiri merupakan karya rekaman studio kelima Dead Vertical. Sebelumnya, Dead Vertical yang pernah menjadi band pembuka konser Napalm Death pada 2 September 2007 di Jakarta ini telah merilis “Fenomena Akhir Zaman” (2004), “Infecting The World” (2008), “Perang Neraka Bumi” (2011) dan “Angkasa Misteri” (2016), juga sebuah album mini (EP) “Global Madness” (2006) serta album split “When Love Finds A Fool, Grind Still Rules!” (2007) bersama Proletar dan Gory Inhumane Genocide.
Selain video lirik “TV Pembodohan”, ada beragam keseruan yang dihadirkan Dead Vertical dan Blackandje Records untuk merayakan setahun dirilisnya album “XVII”. Di antaranya ada kuis berhadiah t-shirt, CD dan kaset bertanda tangan ketiga personel Dead Vertical. Lalu ada juga wawancara spesial membahas album “XVII” di program bernama Deeperground di kanal YouTube Blackandje Records.
Sementara dari pihak band sendiri, juga ada sejumlah rencana berikutnya yang masih dalam penggodokan, termasuk di antaranya penggarapan karya rekaman baru. “Tunggu aja tanggal mainnya,” cetus pihak band merahasiakan. (mdy/MK01)
.