CARNAGE: “Kami Mengarah ke ‘Blackened Deathcore’.”

Sebuah video musik dari single debut “Awakening” telah digelorakan oleh unit cadas asal Bali ini. Sesuai judulnya, di sini Carnage memang menghembuskan tema kebangkitan, namun dari sisi tergelapnya. Tentang kebangkitan Dajjal, makhluk dalam eskatologi Islam yang akan muncul menjelang kiamat. Dajjal dikatakan kafir dan jahat, pembawa ujian berupa fitnah terbesar dan tidak ada ujian yang terbesar selain itu.

Kegelapan mencekam dalam semburan liriknya lantas diantarkan Carnage yang diperkuat formasi Nesa ‘Bojig’ Sastra (vokal), Vito ‘Vims’ Anandita (gitar), Alexi (gitar), Ricky ‘Ekik’ Prawira (bass) dan Tio Krisna Putra (dram) melalui geberan distorsi yang lebih mengarah ke paham ‘blackened deathcore’. Hasil serapan dari berbagai band acuan mereka seperti Carnifex, Oceano, Whitechapel, Lorna Shore hingga Thy Art Is Murder.

“Konsep ini memadukan musik deathcore dengan unsur black metal di dalam lirik dan lagunya. Konsep ini kami jadikan panduan untuk ke single-single berikutnya yang bakal kami proses nantinya,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan.

Namun satu hal yang mungkin membuat Carnage berbeda dibanding band-band pengibar paham sejenis lainnya, adalah penerapan riff-riff yang mudah melekat di pendengaran. “Membuat lagu yang kami ciptain itu enak didengarnya. Supaya yang mendengarkan gampang mengingat tanpa melihat pun tahu kalau itu lagu dari Carnage.”

Proses kreatif menggarap “Awakening” sendiri dimulai dari demo yang diajukan Vims, yang lantas menjadi acuan rekaman di studio. Mereka merekamnya dengan memaksimalkan perangkat rekaman studio rumahan, mulai dari dram hingga vokal. Durasi pengerjaannya, termasuk proses pemolesan mixing dan mastering menghabiskan waktu sekitar seminggu.

Setelah “Awakening”, Carnage yang terbentuk pada Juni 2020 ini telah merencanakan bakal merilis single kedua, sambil melakukan pengumpulan maetri untuk kebutuhan album mini (EP) mereka. Targetnya, bisa dirilis sebelum  awal 2022 mendatang. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.