RADICALISM Kembali Eksis Lewat Single Hardcore Melodik

Menyusul single debut bertajuk “Invisible”  yang dirilis tahun lalu, unit hardcore asal Bekasi ini kembali meluncurkan karya rekaman baru, sebuah single agresif berjudul “Lost”. Di liriknya kali ini, Radicalism mengumbar keresahan tentang pengalaman pribadi dari salah satu personelnya, yakni vokalis Ihdrus Setiawan, berupa keresahan serta luapan emosi karena kehilangan seseorang yang dicintai.

Selain oleh Ihdrus, penggarapan “Lost” juga dibantu oleh vokalis Radicalism lainnya, Yogi Supriyatna untuk melengkapi sebagian lirik serta aransemen vokal. Sementara untuk penggodokan aransemen musiknya dieksekusi oleh gitaris Mahardika Gemha, lalu dibantu pula oleh dramer Aldo Febriansyah Putra serta gitaris Ryo Firmansyah. Mereka lantas merekamnya di Blek Project.

Dalam meramu konsep hardcore versi mereka, Radicalism memasukkan unsur hardcore punk dengan ketukan tempo yang cepat ke dalam “Lost”, yang sedikit banyak mendapat imbuhan unsur melodic yang harmonis. 

“Untuk referensi lagu ‘Lost’ sendiri, kami banyak ter-infuence beberapa band hardcore atau punk luar maupun lokal seperti Totalfat (Jepang), Blink182 (AS), Straight Answer (Indonesia) dan masih banyak lagi,” tutur Radicalism kepada MUSIKERAS. 

Setelah “Lost”, Radicalism yang telah menggeliat di skena sejak 2015 silam berencana akan merilis single serta video musik baru lagi, dimana mereka akan berkolaborasi dengan salah satu vokalis band melodik hardcore lainya. Sementara untuk pembuatan album mini (EP) atau album penuh, sampai saat ini belum dipikirkan secara matang. “Mungkin tahun depan setelah pandemi berakhir,” cetus mereka, mengira-ngira.

Selain via YouTube, dalam waktu dekat, lagu “Lost” juga bakal disiarkan Radicalism via berbagai platform digital lainnya seperti Soundcloud, Reverbnation dan Spotify. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.
tcwc
Read More

TCWC: ‘Genosida’ Berdaya Ledak Tinggi

Suarakan perlawanan terhadap manipulasi politik dan agama, The Chance We Created (TCWC) melepas lagu baru, sebuah pesan sosial-politik yang sangat berani.