Dari kawasan West Borneo, Kalimantan Barat, unit cadas ini mencoba melecutkan konsep hardcore punk yang lebih ‘bersahabat’ di kuping banyak orang. Sebagai nomor perkenalan dengan paham tersebut, Tropical West telah meluncurkan single debut bertajuk “Rat”, yang telah diedarkan sejak 12 Januari 2021 lalu via distributor @enamempatrecord.
Eksekusi perekaman “Rat” sendiri dilakukan Muhammad Daris Dzakir (vokal), Uray Auzel Afgadeswa Fridera (gitar), Faris Rizky (bass) dan Vazril Saltiani (dram) di Salt River Studios udan berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Sebelumnya, mereka terlebih dahulu telah mengawalinya dengan membuat riff sederhana dan spontan saat berada di studio musik.
“Untuk pembuatan riff, kami membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Setelah proses pembentukan riff sudah selesai, kami beralih ke bagian lirik yang membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Beberapa hari setelah pembuatan lirik, (barulah) kami beranjak ke Salt River Studios,” papar pihak band kepada MUSIKERAS.
“Kami mengonsep lagu ‘Rat’ sedikit lebih simpel,” tutur Tropical West lebih jauh. “… Dan goals kami adalah membuat lagu yang mudah didengar dan bisa diterima orang banyak. Untuk referensi, kami lebih mengarah ke Turnstile, Higher Power, Dare, Angel Du$t dan lain-lain.”
Selain itu, band asal Singkawang yang baru terbentuk pada akhir 2020 lalu ini juga ingin mengedepankan konsep hardcore yang lebih berwarna, baik dari segi musik maupun penampilan. “Biasanya hardcore identik dengan warna hitam putih. Pada desain artwork single ini, kami juga lebih banyak menggunakan unsur-unsur warna yang sedikit mencolok.”
Dari ungkapan pengalaman pribadi salah satu personel Tropical West, lirik lagu “Rat” ditujukan untuk menyampaikan pesan bahwa seseorang dapat memulai satu hal yang baru dan tidak mendengarkan kritik orang yang tidak membangun. “Karena jika kita mengerjakan suatu hal dengan serius serta penuh semangat, maka reaksi positif dari orang-orang akan datang.”
Usai melepas single “Rat”, Tropical West juga sudah menyiapkan beberapa materi untuk pembuatan album mini (EP) yang digarap dengan penerapan jadwal yang tidak tergesa-gesa. “Agar mendapat hasil yang maksimal, seperti membuat persiapan yang jauh lebih matang dan lebih terkonsep dengan baik.” (aug/MK02)
.