“Evolusi Logika” dan Nasib TREMOR Selanjutnya

Sebenarnya pejuang thrash metal asal Jakarta ini sedang berada di momentum terbaiknya. Tremor bisa merilis album rekaman yang bertajuk “Evolusi Logika” di masa pandemi. Lalu mendapat dukungan Musicblast sebagai label rekaman yang memproduksi dan mengedarkan album mini (EP) tersebut ke khalayak luas. Tapi yang lebih istimewa lagi, tiga musisi rock senior terbaik di negeri ini berhasil mereka libatkan sebagai bintang tamu di tiga dari empat lagu baru Tremor yang tersaji di EP tersebut.

Di lagu “Teror” ada sumbangan raungan vokal khas dari Trison Manurung (Roxx/Death Distortion) serta permainan gitar sarat karakter dari Eet Sjahranie (Edane) di lagu “Dunia” dan Pay Burman (BIP/General Maya) di komposisi “Evolusi Logika”.

EP “Evolusi Logika” sendiri memuat tujuh karya rekaman cadas mengguncang yang dieksekusi dengan beringas. Selain tiga lagu yang disebut di atas, satu lagu baru lainnya adalah “Imbas”. Sementara tiga lagu sisanya, yakni “Mati Suri”, “Murka” dan “Terali Besi” merupakan track dari album sebelumnya, “Penguasa” (2018) yang telah mengalami pemolesan mastering ulang. Proses mastering keseluruhan dipercayakan kepada Bayu Randu serta Steve Beatspace (Jerman) dan Steve Corrao (AS).

Sayangnya, momentum perilisan EP tersebut seolah mengalami ejakulasi dini. Padahal hamparan karya thrash metal yang disemburkan di “Evolusi Logika” sebenarnya cukup berkualitas. Komposisi dan aransemen dieksekusi terukur dan rapi, dengan kualitas tata suara yang serius. Tahapan promo album ini juga tidak main-main. Ada terjangan video klip lagu “Dunia” yang menghadirkan Eet Sjahranie untuk mengokohkan dorongan promonya.

Tidak hanya itu. EP “Evolusi Logika” juga lantas diedarkan dalam format fisik yang layak menjadi koleksi, berupa kemasan boxset berlapis kulit yang antara lain berisi CD, flashdisk EP, t-shirt, pemantik api (Zippo), bandana, emblem, masker kain hingga pick gitar dan bass personel Tremor.

.

.

Tapi ya itu tadi, guliran bola api album tersebut akhirnya harus tersendat di tengah jalan lantaran terkendala mundurnya salah satu motor penggerak utamanya, yakni vokalis dan gitaris Lilik ‘Iik’ Wardiandi. Mantan personel Betrayer tersebut mendadak menyatakan menarik diri dari Tremor atas alasan ingin mengarahkan konsentrasi mendalami agama.

“Gue udah mundur sejak Juli 2021. Inshaa Allah ini sebuah keputusan yang baik buat gue,” ujar Iik kepada MUSIKERAS.

Untungnya, kepergian Iik tidak membuat personel lainnya; yakni gitaris Rino Tri Hartono, bassis Dikdik Prasetiadi serta dramer Noviar Fikal Putra Laude kehilangan semangat. Apa pun yang terjadi, bara panas yang masih tersisa di tubuh band bentukan 2007 itu tidak akan dibiarkan padam. Tanpa buang-buang waktu, mereka bertekad segera melanjutkan sepak terjang Tremor.

“Kami sudah meeting untuk persiapan album baru tanpa Iik. Dengan konsep baru yang pastinya berbeda,” cetus Rino memberi bocoran.

Satu hal yang ditekankan Rino, perjalanan karir Tremor selanjutnya tidak akan mencari vokalis baru. Paling tidak sementara ini. “Semua personel Tremor bisa nyanyi. Dan kami akan menggabungkan (elemen) etnik dengan modern style. Bakalan seru deh,” urai Rino lagi tanpa merinci lebih jauh tentang terapan konsep tersebut.

Sepertinya menarik. Dan di sisi lain, ini juga bisa menjadi momentum baru bagi Tremor agar lepas dari bayang-bayang musikalitas Miland ‘Mille’ Petrozza dan Kreator, musisi dan band yang memberi pengaruh kuat terhadap Iik selama ini. Ya, semoga rencana itu benar-benar bisa terwujud, sehingga getaran Tremor tidak melemah dan kemudian menghilang. Kita tunggu! (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *