Kabar Keras Dunia: Dari WAGE WAR Hingga CRADLE OF FILTH

Pendekar metal ekstrim legendaris asal Inggris, CRADLE OF FILTH bersiap merilis album studio terbarunya, “Existence Is Futile” pada 22 Oktober 2021 mendatang. Dan video musik single keduanya, “Necromantic Fantasies” juga sudah ditayangkan di YouTube untuk menunjang promosinya. Album ke-13 itu sendiri digarap formasi Dani Filth (vokal), Richard Shaw (gitar), Ashok (gitar), Daniel Firth (bass), Martin ‘Marthus’ Skaroupka (dram) serta kibordis baru, Anabelle Iratni di Grindstone Studios, Suffolk bersama Scott Atkins, produser yang juga pernah menggarap teknis rekaman album milik Devilment, Benediction serta Vader. Mereka menggodok album tersebut sejak Februari hingga Oktober 2020, di tengah hajaran pandemi. 

“Existence Is Futile” sendiri memuat 12 lagu baru, dengan durasi total 54 menit. Selain dua single yang sudah diperdengarkan, yakni “Crawling King Chaos” dan “Necromantic Fantasies”, juga ada tambahan dua komposisi bonus berjudul “Sisters Of The Mist” dan “Unleash The Hellion”.

Dani menyebut album terbaru mereka adalah karya terbaik Cradle of Filth untuk saat ini. Benar-benar dikerjakan tanpa tekanan dari pihak mana pun. 

“Tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan selain memanjakan kreativitas kami, sebagian besar tahun dihabiskan di pedalaman pedesaan Suffolk untuk memoles dan menyempurnakan musikal terbaru kami.”

Anabelle Iratni yang sebelumnya sudah mendampingi Dani Filth di proyek Devilment resmi bergabung di Cradle of Filth sekitar empat bulan lalu, menggantikan Lindsay Schoolcraft yang hengkang pada Februari tahun lalu.

.

CYNIC akhirnya bangkit kembali. Unit progressive rock asal Florida, AS ini telah mengumumkan bakal merilis album terbarunya yang berjudul “Ascension Codes” pada 26 November 2021 mendatang via label Season Of Mist. Menurut Michael Berberian, presiden dan pendiri Season Of Mist, album ini sangat dramatik dan ia sangat bisa merasakan kesedihan yang dieskpresikan oleh vokalis dan gitaris Paul Masdival di suguhan lagu-lagunya. Tahun lalu, adalah masa-masa tergelap Cynic dimana salah satu pendirinya, Sean Reinert meninggal dunia di Januari, dalam usia 48 tahun. Dan pada Desember tahun yang sama, giliran bassis Sean Malone dalam usia 50 tahun. Untuk penggarapan album “Ascension Codes” ini, Paul didukung oleh dramer Matt Lynch serta bassis Dave Mackay. Cynic sendiri didirikan oleh Oaul Masdival dan Sean Reinert pada 1987 silam, dan sebelumnya telah merilis album “Focus” (1993), “Traced in Air” (2008) dan “Kindly Bent to Free Us” (2014).

.

Dengan formasi yang diperkuat pendirinya, vokalis/bassis Johnny Hedlund serta dramer Anders Schultz dan sepasang gitaris Tomas Måsgard dan Fredrik Folkare, UNLEASHED akhirnya siap menghujam lewat 11 trek brutal terbaru mereka, yang bakal termuat di album “No Sign Of Life”. Karya terbaru milik band death metal veteran asal Swedia tersebut bakal dihempaskan ke skena cadas pada 12 November 2021 via label Napalm Records. Album ini berjarak tiga tahun dari album sebelumnya, “The Hunt For White Christ” (2018). Sebagai pemanasan, Unleashed telah melepas single brutal pembuka berjudul “The King Lost His Crown”. “Ini adalah harapan kami bahwa para pejuang kami di seluruh dunia akan menikmati album baru ini. Kami telah, seperti biasa, mencoba untuk tetap berpegang pada akar (musik) kami saat mengembangkan genre death metal Viking lebih jauh. Hail Odin!”

.

Babak baru dalam kampanye perilisan proyek album mini berlabel “Post Human”, kembali dilanjutkan oleh BRING ME THE HORIZON. Band rock asal Inggris yang sempat mengawali karirnya di jalur deathcore ini telah meluncurkan karya single baru bertajuk “DiE4u” via Columbia Records. Lagu ini digarap dan direkam secara terpisah lantaran pandemi. Vokalis Oli Sykes terjebak di Brazil dan kibordis Jordan Fish di Inggris. Seri pertama dari serial EP “Post Human”, yakni “Post Human: Survival Horror” diganjar kesuksesan yang sangat membahana. Berhasil melejitkan single “Ludens”, “Parasite Eve”, “Obey”, “Teardrops” dan “Kingslayer” dan menempati peringkat puncak album terlaris di Inggris saat pertama kali dirilis pada akhir Oktober 2020 lalu. Di berbagai platform digital streaming, album tersebut telah didengarkan sebanyak lebih dari 450 juta kali dan album fisiknya terjual sebanyak 300.000 keping di seluruh dunia.

.

Sebentar lagi, album terbaru atau yang keempat dari unit metalcore asal Florida, AS, WAGE WAR yang bertajuk “Manic” segera dirilis via label Fearless Records. Tepatnya pada 1 Oktober 2021 mendatang. Band yang diperkuat formasi Briton Bond (vokal), Seth Blake (gitar), Cody Quistad (gitar), Chris Gaylord (bass) dan Stephen Kluesener (dram) ini mengumumkan mulai menggarap “Manic” pada 8 April 2020 lalu via akun resmi mereka di Twitter. Dua single terbaru dari album tersebut, yakni “High Horse” dan “Circle the Drain” sudah dilansir ke berbagai media tayang, dimulai sejak Agustus lalu sebagai ancang-ancang sebelum melepas album penuhnya. Menurut Stephen Kluesener, “Manic” mencakup semua yang telah mereka lalui sebagai musisi dalam satu setengah tahun terakhir. “Seluruh industri terhenti, dan kami secara teknis kehilangan pekerjaan. Adegan kami adalah yang pertama pergi dan yang terakhir kembali. Album ini menangkap seluruh periode.” Sebelumnya, band yang terbentuk pada 2010 ini sudah merilis tiga album studio, yakni “Blueprints” (2015), “Deadweight” (2017) dan “Pressure” (2019) serta sebuah album mini (EP) berjudul “The Fall of Kings” (2011).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *