Persiapan Album Baru, ALIEN SICK Selamatkan Album “Sinting”

Tepat berselang satu dekade, akhirnya unit alternative rock asal Jakarta ini kembali menggeliat. Sebuah album baru tengah digodok dan bahkan sebentar lagi siap dihidangkan ke khalayak luas. Jika tak ada halangan, Alien Sick akan merilis album ketiganya itu awal tahun depan. Bahkan kini perampungan sekujur album sudah mencapai 95%, termasuk pemolesan mixing dan mastering.

Tapi sebelum mengarahkan fokus ke sana, Alien Sick yang kini dihuni formasi Olitz Vondanoe (vokal/gitar), Andi Jaka (bass) dan Dwi Hendra Kusuma (dram) sudah melakukan pemanasan. Untuk menyegarkan ingatan terhadap band yang terbentuk pada 10 Desember 2006 silam ini, mereka meluncurkan kembali album kedua yang berjudul “Sinting”. Kali ini hanya dalam format digital, hasil kerja sama Alien Sick dan Boleh Music. Saat dirilis pertama kali pada 2011 lalu, “Sinting” diedarkan dalam format fisik (CD) oleh Demajors.

“(Karena) Keinginan untuk tetap bermain musik, dan yang terpenting adalah menyelamatkan arsip untuk generasi berikutnya. Karena rilisan fisik sudah langka dan susah untuk diputar,” seru Olitz kepada MUSIKERAS, mengungkapkan alasan bandnya merilis ulang “Sinting”.

.

.

Walaupun kini Alien Sick diperkuat formasi yang berbeda dibanding saat menggarap album “Sinting”, namun mereka menegaskan sama sekali tidak ada masalah di internal tentang adanya keputusan perilisan ulang itu. “Dengan siapa saja formasi kami, itu adalah sebuah perjalanan musik Alien Sick,” cetus Olitz lagi menandaskan.

Sedikit menengok ke belakang, eksekusi rekaman “Sinting” sendiri saat itu dilakukan formasi Olitz Vondanoe, Pranky Karamoy (bass), Jay Faiz (vokal) dan Hendra Kusuma (dram) di SFAE Studio, AS Studio dan G5 Studio, Jakarta. Sementara untuk tahapan mixing dipercayakan kepada Yuka Narendra dan Gabriel Temmy untuk mastering. Kedua proses itu dimatangkan di Semar Audio Labs.

Sampai hari ini, Alien Sick masih memegang teguh konsep musik rock yang sangat kental pengaruh era 90an. Dan bagi Olitz, musik yang akan mereka suguhkan di album baru, maupun di album “Sinting” yang menerapkan elemen alternative punk tetap akan relevan didengarkan hari ini. “Selama musik masih bisa dibuat dan audience masih bisa mendengar karya kami, dengan format apa pun yang bisa mengikuti perkembangan jaman. Menurut saya itu masih tetap relevan.”

Terdapat 11 lagu yang dilampiaskan di album “Sinting”, di antaranya berjudul “Muak”, “Teri Kampung”, “Candu”, “Terminal Khusus”, “Sinting”, “Pupur & Gincu” serta single pendek, “Lullaby for Lula”. Oh ya, sebelum “Sinting”, Alien Sick juga telah merilis album debut yang bertitel “Lost In Friday” (2009). (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *