Unit metalcore asal Pandeglang, Banten ini kembali menyalak lewat single kedua bertajuk “Pulang”. Ada pola eksekusi musik yang berbeda kali ini, jika dibandingkan single debut “Friend Not a Fiend” yang dirilis Ground Troops tahun lalu.
“Dari segi aransemen musik berbeda,” cetus vokalis Adhy Muhtadi a.k.a. Oci kepada MUSIKERAS, menegaskan.
Untuk lagu kedua ini, menurut Oci, gitaris David Aldhiwijaya juga lebih banyak menerapkan riff dibanding lagu pertama. Begitu pula dengan pemilihan nada di lead gitar yang cenderung diminish dan harmonis. Oci sendiri juga memberikan selingan teknik fry scream di lagu “Pulang” tersebut.
“Dari segi musikal, lagu kedua ini kord, riff dan ketukan dramnya memakai pattern metalcore, dan beberapa referensi musiknya dari luar yakni Bullet For My Valentine dan As I Lay Dying.”
.
.
Tuturan lirik di lagu “Pulang” ini sendiri mengisahkan tentang seseorang yang menuntun suatu insan yang tersesat dalam kelamnya kehidupan, merasa bahwa dia selalu benar dengan dosa-dosa yang dia lakukan, merasa dia akan kekal hidup di dunia yang fana sehingga kehilangan arah dan tujuan sampai dipecundangi keadaan dan menjadi seseorang yang jatuh terpuruk dalam kehampaan.
Ground Troops yang juga diperkuat Debi Ari Saputra a.k.a. Ebi (dram) dan Risman Nurhawi (bass) menggarap rekaman “Pulang” selama seminggu di Noise Blast Record, Serang. Sementara untuk mixing dipoles di Forest Record, Pandeglang.
Saat ini, band bentukan 17 Agustus 2020 lalu tersebut juga sudah memulai penggodokan materi album mini (EP) dan sudah rampung sekitar 80%. Sambil menunggu EP mereka dirilis, silakan geber lagu “Pulang” yang sudah tersaji di berbagai platform digital streaming seperti Spotify, iTunes, Joox, Amazon Music, Deezer dan YouTube. (aug/MK02)