Sebelas Tahun A REVENGE FROM INSIDE, Bangkitkan “Armageddon” Kembali

Sejak melahirkan album berjudul “Towards The End” yang dirilis via Rostels Records pada Oktober 2015 lalu plus sejumlah jadwal tur promo, unit metalcore/post-hardcore asal Tambun, Bekasi ini mendadak memutuskan untuk rehat. Tepatnya dimulai pada 2017 lalu lantaran beberapa faktor, termasuk adanya pergantian personel serta permasalahan internal. Namun untung tidak terus terlena dan bubar. Tahun ini,

ELIMINATOR Hujat Kebencian Lewat Semburan Metalcore

Penyebar kebencian di era digital menjadi titik sentral semburan lirik dari unit metalcore asal Malang, Jawa Timur ini. Di mata Eliminator, era saat ini, banyak sekali yang menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita palsu atau hoax dan lain sebagainya. Itulah yang melatari penciptaan single bertajuk “Hatred” yang baru saja mereka lontarkan ke skena musik keras.

BEARFOURS Lepas Debut Metalcore yang ‘Manis’, Sekaligus Eksperimental dan Maskulin

Metalcore yang sedikit banyak terpengaruh dan terinspirasi dari band-band dunia macam Spiritbox, Northlane dan Dayseeker menjadi urat nadi unit keras asal Depok ini. Entakan distorsi racikan mereka dipermanis, sekaligus dibuat maskulin dengan kehadiran vokalis wanita bersuara cadas, seperti yang sudah mereka lampiaskan via single debut, “Friends with Benefits”. Metalcore sendiri bagi Bearfours yang digerakkan oleh

WALLS TO CAVE Meneruskan “Dendam” dengan Tiga Ujung Tombak

Usai melampiaskan karya album mini (EP) pertamanya, “Deathless” pada Agustus 2020 lalu, unit metalcore asal Bandung, Jawa Barat ini merasa perlu untuk segera menggasak skena musik keras lagi. Hasil penggodokan mereka ditengah keterbatasan masa pandemi akhirnya menghasilkan single baru berjudul “Dendam”. Kali ini, Walls To Cave masih mempertahankan acuan musikal mereka, yang antara lain diserap

BLEEDING LAST SEASON Luncurkan “Until We’re Lost”

Sejak 24 Februari 2019 lalu, unit cadas asal Banyuwangi ini sudah mendeklarasikan perubahan haluan musik mereka – yang dari deathcore ke metalcore – lewat rilisan album mini (EP) “Dreams & Wonder”. Namun bagi para pemuja modern metal yang belum sempat mendengarkannya, kini bisa menyicipi kegaharan Bleeding Last Season lewai video musik pertama dari EP tersebut,

UNDELAYED Siarkan Misi Positif Lewat “Primordial”

Undelayed sebentar lagi bakal merilis album mini (EP) pertamanya yang bertajuk “Primordial” pada akhir Februari 2017 ini. Sebelumnya, band metalcore progresif asal Tangerang Selatan tersebut sudah mendahului promosinya lewat peluncuran single bertajuk “Apresiasi”. Di lagu ini, Yanuar Rizky (vokal), Dimas Radityo (gitar), Dzikri Mufidi (gitar), Edrian Sutarya (bass) dan Yudha Erlangga (dram) menyisipkan pesan untuk

HELLFREEZED Semakin Matang di Single “Parade Malapetaka”

Setelah hampir tiga tahun berjalan sejak dibentuk pada pertengahan Januari 2014 silam, unit metalcore asal Jakarta, Hellfreezed akhirnya meletuskan sinyal perilisan album. Saat ini, proses rekamannya sudah merampungkan tujuh lagu, dan mungkin akan berkembang menjadi 10 lagu. Dan awal Februari 2017 lalu, mereka telah meluncurkan single baru bertajuk, “Parade Malapetaka”, melengkapi dua single sebelumnya, yakni

WOLFPAK Lepas Single Kedua, “Men of Disasters”

Lagi, pemanasan sebelum merilis album penuh tahun ini, unit metalcore asal Jakarta kembali meluncurkan single terbaru bertajuk “Men of Disasters” via Digital Music Platforms seperti Spotify, iTunes, Deezer dan lainnya. Sebelumnya, akhir tahun lalu, Wolfpak juga sudah merilis single pembuka yang bertajuk “Hall of Shames”. Namun kali ini, Wolfpak yang tadinya dihuni lima musisi harus melepas