Kabar Keras Dunia: ARCHITECTS, METALLICA, PANTERA, LACUNA COIL, FEAR FACTORY, BEARTOOTH

Sepertinya sedang tren, merilis atau menginfokan perilisan album secara mendadak. ARCHITECTS salah satunya, yang tanpa woro-woro langsung mengabarkan bakal meluncurkan album terbarunya yang bertajuk “The Classic Symptoms Of A Broken Spirit” pada 21 Oktober 2022 mendatang via label Epitaph. Dan pada waktu bersamaan, juga langsung memperdengarkan lagu rilisan tunggal pembuka dari album tersebut, “Tear Gas”. Sebuah lagu yang disebut-sebut sangat kental bernyawa anthem dengan sentuhan industrial yang memompa adrenalin.

“The Classic Symptoms Of A Broken Spirit” sendiri merupakan album studio kedelapan yang dihasilkan oleh unit metal asal Inggris tersebut, menyusul album tersukses mereka sejauh ini, “For Those That Wish To Exist” (2021). Karya terbaru bermuatan 11 lagu tersebut digarap bersama produser Dan Searle dan Josh Middleton, plus tambahan sentuhan produksi oleh vokalis Sam Carter di Middle Farm Studios serta di markas Architects di Electric Studios, Brighton.

“Kami ini terasa lebih live, lebih menggairahkan dan lebih menyenangkan – seperti itu energinya. Kami (kali ini) ingin lebih industrial dan elektronik,” seru Sam tentang album barunya, via siaran pers resminya.

.

Penggemar band metal legendaris, PANTERA akhirnya bisa mengobati rasa rindu menyaksikan aksi panggung mereka lagi. Sempat dianggap mustahil terjadi lantaran dua pendirinya yang sangat ikonik, yakni kakak beradik dramer Vinnie Paul dan gitaris Dimebag Darrell sudah meninggal dunia. Kini hanya menyisakan bassis Rex Brown dan vokalis Phil Anselmo.

Tapi pada 13 Juli 2022 lalu, impian reuni itu hampir pasti menjadi kenyataan. Paling tidak, Rex dan Phil secara mengejutkan telah mengikat kontrak resmi dengan pihak Artist Group International untuk serangkaian tur reuni di kawasan Amerika Utara tahun depan. Dan serunya, formasi keduanya akan diperkuat gitaris Zakk Wylde (Black label Society/Ozzy Osbourne) dan dramer Charlie Benante (Anthrax). Jika benar-benar terlaksana, ini adalah tur konser Pantera yang pertama dalam 22 tahun terakhir. Konon, para pihak berwenang dari keluarga Vinnie dan Dimebag pun sudah menyetujui rencana ini. 

Selain di wilayah Amerika, apakah tur tersebut juga akan diboyong keliling dunia? Kita tunggu info terperinci berikutnya!

.

Sama seperti Architects, BEARTOOTH juga mengejutkan para penggemarnya dengan melepas sebuah lagu rilisan tunggal terbaru berjudul “Riptide”. Walaupun lagunya terkesan ‘pop’, namun pentolannya, vokalis Caleb Shomo menegaskan bakal banyak materi heavy yang bakal menjadi amunisi Beartooth di album baru nanti. 

“Masih tergolong album rock, tapi saya akan mencoba sebisa mungkin menembus berbagai batas untuk mengeksplorasi yang saya sukai. Tidak perlu takut untuk menggali lebih jauh,” ujar Caleb optimistis.

Sejauh ini, belum ada info tentang target perilisan album baru Beartooth. Saat ini, tercatat sudah hampir dua juta pendengar lagu-lagu band modern rock/metal asal AS tersebut di Spotify, yang menikmati secara acak materi-materi dari album “Disgusting” (2014), “Aggressive” (2016), “Disease” (2018) dan “Below” (2021).

.

Dipicu selipan lagunya di tayangan serial popular “Stranger Things” di kanal Netflix, salah satu lagu fenomenal band rock legendaris METALLICA yang bertajuk “Master Of Puppets” tiba-tiba kembali melesat ke permukaan. Lagu itu langsung menerobos ke peringkat 22 terlaris di Official Singles Chart di Inggris, yang merupakan prestasi pertama kalinya bagi Metallica bisa menembus peringkat U.K. Top 40 dalam 14 tahun terakhir. Selain itu, di AS, lagu itu juga berhasil masuk ke dalam deretan lagu terlaris Billboard Hot 100 untuk pertama kalinya. Sementara di ranah digital, “Master of Puppets” juga merangsek ke posisi 22 di daftar peringkat Top 50 Global versi Spotify.

Saat dirilis pertama kali pada 24 Februari 1986 via Elektra Records silam, dalam album yang berjudul sama, Metallica hanya bisa nangkring di peringkat 29 di daftar album terlaris Billboard. Namun hingga kini, lagu “Master of Puppets” sendiri merupakan salah satu lagu terpopular Metallica sepanjang masa.

.

Album studio ketiga LACUNA COIL bertajuk “Comalies” yang pertama kali dirilis pada 29 Oktober 2002 silam telah diberi nyawa baru. Berselang 20 tahun usianya, band rock terbaik Italia tersebut memutuskan untuk meracik ulang karya rekaman mereka itu, dengan menyuntikkan semangat kekinian, yang dieksekusi oleh formasi mereka saat ini. “Comalies XX” – judul barunya – akan dirilis pada 14 Oktober 2022.

“Ini bukan sebuah reboot atau spin-off atau semacamnya,” kata vokalis Lacuna Coil, Cristina Scabbia menegaskan. “Kami hanya ingin memberi lagu-lagu ini ‘kostum’ 2022 dan melihat bagaimana generasi yang lahir 20 tahun lalu melihatnya tetap apik di tahun 2022.”

Untuk merayakan 20 tahun perilisan “Comalies”, Lacuna Coil yang kini juga dihuni oleh Andrea Ferro (vokal), Marco Coti Zelati (bass/kibord), Diego ‘Didi’ Cavalotti (gitar) dan Richard Meiz (dram) akan menggelar konser khusus membawakan 13 lagu di album tersebut pada 15 Oktober 2022 di Fabrique, Milan.

.

Dua puluh lima tahun berselang, sejak merilis “Remanufacture”, pendekar metal FEAR FACTORY akan kembali merilis album berformat ‘remix’. Kali ini bertajuk “Recoded”, yang merupakan interpretasi ulang terakhir mereka, “Aggression Continuum”, yang aslinya diluncurkan pada Juni 2021 lalu via Nuclear Blast Records.

Untuk versi remix yang bakal diedarkan mulai 28 Oktober mendatang, Fear Factory menghadirkan kontribusi racikan dari para musisi elektronik seperti Rhys Fulber, Zardonic, Tyrant Of Death, Rob GEE, Blush_Response dan Turboslash.

Eksekusi penataan dan pelarasan suara (mixing dan mastering) “Recoded” dipercayakan kepada Damien Rainaud, dan diproduseri langsung oleh gitaris Fear Factory, Dino Cazares. Perilisan “Recoded” juga menandai 32 tahun perjalanan karir band yang terbentuk pada 30 Oktober 1990 silam ini.

.

.

Jika Anda - para pembaca Musikeras - menyukai tulisan-tulisan kami dan ingin membantu / peduli akan kelangsungan karir media kami, dengan senang hati kami menerima donasi dari Anda secara sukarela. Bantuan dana bisa dikirimkan (transfer) via aplikasi OVO Musikeras 083822872349. Berapa pun bantuan Anda sangat berharga buat kami. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *