“Pale Green” Giring PAST FICTION ke Area Nu-Metalcore

Lebih dari setahun sejak perilisan album mini (EP) “The Second Moon”, unit modern nu metal asal Pulau Dewata, Bali ini kembali dengan formasi baru. Sebagai perkenalan, Past Fiction langsung melontarkan komposisi rilisan tunggal terbarunya yang berjudul “Pale Green”.

Kini, Past Fiction yang terbentuk pada Januari 2021 diperkuat oleh barisan Ida Bagus Bayu Widya Atmaja (vokal), Muhammad Zain (gitar), I Gede Yudik Darmawan (gitar) dan Kadek Widiastara (dram). Mereka terlibat langsung di peracikan “Pale Green”. 

Demo lagu “Pale Green” sendiri sudah ditulis sejak Januari 2022, namun proses pengembangannya sempat tertunda hingga sekitar September lantaran personel band yang belum lengkap. 

“Proses kreatif berjalan kembali bersamaan dengan sudah tetapnya formasi Past Fiction hingga saat ini. Dimulai dengan merombak struktur lagu dari demo yang sudah ada, menambahkan detail-detail materi, demo vokal, hingga akhirnya merekam kembali semua instrumen dan vokal, dilanjut ke proses mixing dan mastering yang akhirnya rampung di bulan November 2022,” beber pihak band kepada MUSIKERAS mengurai proses awalnya.

.

.

Modern nu-metal yang menjadi benang merah di “Pale Green”, namun diberi sentuhan metalcore di olahan musiknya. Mereka mengakui, materi lagu baru ini merupakan pengembangan dari materi-materi Past Fiction sebelumnya. Khususnya di EP “The Second Moon” yang beramunisikan lagu “Absence”, “Serpent”, “Red Mist” dan “The Second Moon”. 

“Dengan memperkuat unsur nu-metal, struktur lagu yang lebih jelas, dan penulisan lirik yang lebih singkat namun padat. Untuk proses kreatif, pada awalnya perlu penyesuaian, namun tentunya banyak kontribusi dan sudut pandang baru yang berpengaruh dalam penggarapan ‘Pale Green’. Kami banyak mengambil referensi, terutama pada tempo, beat dram, efek-efek dari pedal serta riff-riff gitar dari musik nu-metal, mulai dari (band-band seperti) Korn, Limp Bizkit, Slipknot, Static-X dan lain-lain, dan menerapkannya ke modern metalcore dengan tuning gitar yang bisa dikatakan sangat low.” 

Sebagai tindak lanjut dari perkenalan tenaga barunya – sambil menjalani promo “Pale Green” tentunya – Past Fiction bakal fokus menjajal berbagai hajatan panggung. Pasalnya, dengan formasi barunya, mereka belum pernah tampil di panggung bersama. Selain itu, Past Fiction juga tetap meneruskan proses kreatif untuk menghasilkan materi-materi lagu baru, walau belum ada rencana pasti untuk mewujudkan EP baru atau album penuh.

“Pale Green” telah diperdengarkan sejak akhir Desember 2022 lalu, bisa diakses via berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, iTunes, Deezer dan Youtube. (mdy/MK01)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *