Dari Lampung, WISDOM TEETH DISORDER Koarkan “Reintegration”

Salah satu penyakit yang biasanya menyerang pada gigi, menjadi inspirasi nama band metalcore/groove metal bentukan 2020 asal Lampung ini. Tapi lewat karya lagu rilisan tunggal terbarunya yang diberi judul “Reintegration”, bukan penyakit gigi itu yang mereka resahkan. Melainkan, mereka mereprentasikan tentang keprihatinan dan keresahan akan sistem yang tidak relevan dan harus segera diperbaiki. Lebih jelasnya bisa disimak di tuturan lirik lagunya.

Wisdom Teeth Disorder yang digerakkan oleh formasi Febby Jimmy (vokal), Prizma T. Permana (gitar), Angga Prasetyo (bass), Duta Niti Baskara (gitar) dan Fadil (dram) melepas “Reintegration” sebagai karya pemanasan, yang akan menjembatani menuju album mini (EP) perdana mereka.

“Reintegration” sendiri, tutur pihak band kepada MUSIKERAS, diracik selama kurang lebih dua tahun, dimulai sejak 2020 lalu, bersamaan dengan lagu-lagu lainnya, yang saat ini sedang dalam proses perekaman.

.

.

Riff-riff gitar dibuat oleh Prizma yang kemudian disempurnakan kembali bersama-sama untuk dijadikan sebuah lagu yang matang. Uniknya, yang mengisi dram dalam rekaman lagu adalah vokalis kami, Febby Jimmy yang dasarnya adalah dramer. Karena pada saat itu, Fadil dan Duta belum bergabung di Wisdom Teeth Disorder.”

Tentang konsep metal yang mereka geber, para personel Wisdom Teeth Disorder mengakui banyak menyerap referensi dari band-band mancanegara seperti Lamb of God, Lorna Shore dan Dream Theater. Jadi ada kombinasi dari mereka saat meracik musiknya. 

“Kami menyuguhkan racikan musik metalcore tenikal dibalut dengan struktur nada phrygian scale dan ritme yang poliritmik, serta lirik yang mengusung tema-tema sosial, dengan harapan musik kami dapat membawa pesan dan pengaruh positif.”

Seperti sudah disinggung di atas, “Reintegration” sengaja dilepas lebih awal sebagai lagu pembuka menuju perilisan EP. Rencananya, akan ada lima atau enam lagu yang menjadi peluru EP tersebut, yang saat ini sedang dalam proses perekaman. 

“Setelah EP selesai, kami berencana akan membuat pertunjukan untuk promo kami di Lampung. Semoga sih bisa berlanjut ke rangkaian tur ke beberapa kota.”

Dengarkan “Reintegration” di berbagai platform digital, termasuk Spotify dan Youtube. (aug/MK02)

.

.

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
rascal
Read More

RASCAL: Unjuk Gigi di EP “Heaven Shall Burn”

Usai perkenalan dan pemanasan di lagu “In Mourning”, Rascal melesatkan album mini (EP) debutnya, “Heaven Shall Burn” yang sarat kekerasan metallic hardcore.
pitfall
Read More

PITFALL: Nyawa Baru Usai Hibernasi

Usai masa hiatus yang berlangsung lebih dari satu dekade, Pitfall akhirnya meraung lagi lewat rilisan maxi-single, pemanasan menuju perilisan album mini (EP).
klacht
Read More

KLACHT: Sedang Memproduksi Dendam

Rilisan tunggal “Tak Logis” menandai persiapan Klacht menuju peluncuran album mini (EP) terbarunya yang sarat racikan hardcore punk, post-punk hingga shoegaze.
gutter cvlt
Read More

GUTTER CVLT: Kebrutalan yang Tertunda

Tertunda sejak 2020 lalu, akhirnya album debut Gutter Cvlt berhasil dirilis resmi, yang gabungkan agresivitas death grind dengan atmosfer kelam black metal.