29 Juli 2023, MUSE Gelar Konser Eksklusif di Kuala Lumpur, Malaysia

Kesuksesan album “Will of the People” yang dilepas mendunia pada Agustus 2022 lalu, akhirnya bakal bisa dinikmati langsung oleh para pemuja Muse di wilayah Asia, di atas panggung. Ya, band bentukan 1994 silam asal Devon, Inggis tersebut telah dijadwalkan resmi bakal menggelar konser secara eksklusif di Kuala Lumpur, Malaysia pada 29 Juli 2023 mendatang. 

Hajatan konser istimewa tersebut digagas oleh Hello Universe PLT, bertajuk “MUSE ‘The Will of The People’ TOUR 2023” dan menjadi satu-satunya negara yang disinggahi Muse di wilayah Asia. Konser tersebut, telah menjadi target dan impian Hello Universe untuk meletakkan Malaysia sebagai destinasi konser pilihan untuk artis-artis global. Kehadiran eksklusif Muse di tersebut diharapkan dapat menaikkan Malaysia sebagai salah satu destinasi prestisius di mata dunia. 

Muse yang kini diperkuat formasi Matt Bellamy (vokal/gitar/piano), Dominic Howard (dram/perkusi) dan Chris Wolstenholme (bass/vokal latar) adalah salah satu band rock dan panggung terbaik dunia, yang tercatat sudah mengantongi berbagai penghargaan musik, termasuk dua kali memenangkan trofi bergengsi di Grammy Awards. Yang pertama lewat album “The Resistance” pada 2011 dan “Drones” empat tahun kemudian, untuk kategori “Best Rock Album”. 

Hello Universe meyakini, pertunjukan spesial dari tur “The Will of The People” bakal menarik penggemar di seluruh benua dan khususnya di Asia Tenggara dan sekitarnya. Selain tampil secara live di Singapore F1 Grand Prix 2019, penampilan terakhir Muse di Kuala Lumpur terjadi 16 tahun lalu. Tepatnya pada 2007 silam.

Adam Ashraf, CEO Hello Universe mengungkapkan rasa bahagianya karena akhirnya bisa mengumumkan konser “Will of The People” tersebut. Satu malam khusus untuk Asia akan dimainkan di Malaysia. “Malaysia kaya akan keragaman, terdiri dari orang-orang dari banyak agama, ras dan etnis. Mengadakan banyak kegiatan budaya dan seni yang berbeda tidak pernah menjadi masalah, Muse sangat diterima di Malaysia. Konser dan festival adalah cara yang bagus untuk membantu pemulihan ekonomi yang dilanda pandemi. Selain menarik wisatawan mancanegara, kami juga berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan untuk penduduk setempat.”

Hal senada juga dilontarkan oleh YB Hannah Yeoh, Menteri Pemuda & Olahraga Malaysia. Karena event tersebut merupakan satu-satunya tujuan tur Muse, maka dianggap sangat berpotensi menarik wisatawan dari daerah, yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. “Karena acara khusus ini akan memanfaatkan bakat anak muda, ini akan menjadi kesempatan bagi anak muda kita untuk mengembangkan keterampilan di bidang ini,” ujarnya, yang disampaikan lewat perwakilannya YB Adam Adli.

Sementara dari pihak Muse, mereka juga telah menyampaikan antusiasmenya untuk segera menggelar konser di Malaysia. “Kami tidak sabar untuk tampil live di Malaysia. Sampai jumpa pada 29 Juli 2023!”

Untuk membeli tiket konser tersebut, pihak Hello Universe akan membuka tahapan pra-jual pada kamis, 2 Maret 2023 mendatang, dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat. Sementara untuk tiket normal akan dijual keesokan harinya, pada jam yang sama.

Sejauh ini, Muse telah merilis sembilan album studio, yakni “Showbiz” (1999), “Origin of Symmetry” (2001), “Absolution” (2003), “Black Holes and Revelations” (2006), “The Resistance” (2009), “The 2nd Law” (2012), “Drones” (2015), “Simulation Theory” (2018) dan “Will of the People” (2022). Secara keseluruhan sudah terjual sebanyak lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Dari album-album tersebut, antara lain melejitkan lagu-lagu seperti “Stockholm Syndrome”, “Time Is Running Out”, “Hysteria”, “Sing for Absolution”, “Supermassive Black Hole”, “Starlight”, “Knights of Cydonia” hingga yang terbaru, “Won’t Stand Down”. (*/MK03)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts