ANCREATH: “Metal Adalah Jiwa, Bukan Sekadar Cepat!”

Lewat lagu terbarunya, “The Same Hole”, Ancreath kembali menegaskan konsep sludge/groove metal yang menjadi benang merah musiknya.
ancreath
ANCREATH

Ancreath yang terbentuk pada 2022 lalu mulai memasang kuda-kuda menuju perilisan album mini (EP) debutnya.

Setelah sebelumnya dipanaskan lewat lagu rilisan tunggal pembuka berjudul “Disaster” pada 29 Februari 2024 lalu, kini unit sludge/groove metal asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor ini kembali meluncurkan lagu baru.

Pada 18 Oktober 2025 lalu, Ancreath memperdengarkan “The Same Hole”, lagu yang menceritakan hal pahit yang menjadi wajar, dan rasa sakit yang sudah menjadi teman.

Seperti yang tersirat lewat potongan liriknya, ‘… let me go down with the same hole from. So I can feel… more pain rather before.…’

Sejauh ini, Ancreath yang digerakkan formasi vokalis Jodi Merdeka Putra (Jodi Mertra), gitaris Faisal Sambang Aji (Ical) dan dramer Zaidan Satrio Atmojo plus bantuan dua personel additional tetap, gitaris Arif Muhammad (Gorbone) dan bassis Ferdinan (Ferdi), sedang proses rekaman lagu kelima untuk EP.

Keseluruhan proses perekaman lagu untuk kebutuhan EP dilakukan di Apache Music Studio, Bekasi, dengan bantuan teknis dari operator Jafar Salim.

“Rencananya tahun ini ngejar enam lagu untuk EP (fisik) pertama,” seru Ancreath kepada MUSIKERAS memberi bocoran.

ancreath

Referensi New Orleans

Tentang “The Same Hole” sendiri, rupanya sebenarnya merupakan lagu pertama Ancreath. Namun karena pertimbangan satu dua hal, maka lagu tersebut baru direkam sebagai rilisan kedua.

“Setelah di-take kami merasa masih banyak kekurangan di lagu ‘The Same Hole’. Lalu setahun kemudian (tahun ini), lagu itu di re-create instrumentasi menjadi lebih ganas lagi,” seru mereka menegaskan.

Sementara dari segi musikal, Ancreath mendeskripsikan konsep sludge/groove metal yang mereka terapkan di “The Same Hole” sebagai formula musik ‘ganas’ yang tidak selalu harus cepat.

Menurut mereka, sludge metal dan groove metal merupakan paham yang masih terbilang asing di Indonesia. Kebanyakan orang menganggap metal itu harus berbau cepat, seperti death metal, metalcore dan lainnya.

“Tapi pengekspresian sebuah metal adalah dari jiwa, bukan dari sekadar cepat. Sentuhan vokal berat dan artikulasi lirik yang jelas adalah konsep utama Ancreath. Dan gitar yang sludge membawa kesan deep bagi lagu-lagu kami.”

Saat meracik komposisi serta aransemen “The Same Hole”, band yang dibentuk atas inisiasi Jodi dan Ical ini kebanyakan mendengarkan referensi dari band-band sludge metal asal New Orleans, Louisiana (AS) seperti Down, Acid Bath, Crowbar, Eyehategod dan Superjoint.

“Mereka menjadi referensi penting bagi Ancreath!”

Sejauh ini, persiapan produksi menuju perilisan EP sudah mencapai 75%. Ancreath menargetkan, album mini tersebut sudah bisa dirilis pada Februari atau Maret 2026 mendatang. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts