Goodbye Blvesky menajamkan karakter sound mereka yang gelap, agresif, dan emosional di lagu rilisan tunggal terbarunya, “Alter Ego”.
Band yang digerakkan gitaris Rechy Yustim, vokalis Cindy S. S., dramer Dicky Permadi dan bassis Julfirman S. Harahap ini menggabungkan riff berat serta nuansa glitchy elektronik.
Juga lirik introspektif yang banyak membahas konflik mental, identitas serta tekanan kehidupan modern. Menghadirkan eksplorasi tentang konflik identitas di era digital.
Lagu ini menggambarkan pergulatan antara diri yang sebenarnya dan persona yang sering kita tampilkan di dunia maya.
Dengan nuansa glitchy, atmosfer gelap serta energi agresif khas metalcore, “Alter Ego” membawa pendengar masuk ke dalam perjalanan emosional tentang tekanan sosial, keraguan diri dan pertarungan batin yang terus berulang.
Bagian breakdown menjadi klimaks emosional dalam lagu ini, ditutup dengan sampling demo vokal: “This is my alter ego like a king with a broken throne….”
Sebuah metafora tentang kekuasaan semu, kehampaan, dan identitas yang terpecah.

Eternal Bunny
Konsep musik yang diterapkan unit post-hardcore/metalcore asal Bandung, Jawa Barat bentukan 2023 lalu ini menghadirkan atmosfer yang intens.
Merupakan perpaduan antara melodi gelap, scream penuh emosi dan dinamika breakdown yang eksplosif. Kepada MUSIKERAS, Goodbye Blvesky menyebutnya lumayan menantang penggarapannya.
“Kami harus berani berbeda dibanding single-single sebelumnya. Lagu ‘Alter Ego’ ini dibuat lebih catchy untuk para pendengar, dengan referensi dari (band) Novelists dan Hanabie.”
Proses kreatif penggarapan “Alter Ego” sendiri diproses oleh Abdul Hakim AlWafa, gitaris band Bye Bye Bunny. Hanya butuh waktu sebulan untuk merampungkan keseluruhan produksinya.
Di lagu “Alter Ego”, Goodbye Blvesky juga menghadirkan vokalis tamu, yakni Praba Bagaskara Azzis aka Bagas The Bugs dari band Eternal.
Tidak butuh waktu lama, Goodbye Blvesky juga telah menyiapkan rencana selanjutnya, yakni menjalani proses pembuatan album, dimana kini proses rekaman serta pemolesan mixing dan mastering tengah dilakukan.
Sejak 11 Maret 2026 lalu, “Alter Ego” sudah bisa didengarkan di berbagai gerai digital. Tonton juga video musiknya di tautan kanal YouTube ini. (mdy/MK01)