Dengarkan “The Dark Side of the Moon” dalam Versi Heavy Metal

Setelah band rock The Flaming Lips, kini menyusul Kyle Shutt yang melakukan daur ulang “The Dark Side of the Moon”, salah satu album rock terbaik dan terlaris sepanjang masa milik band rock progresif legendaris Pink Floyd. Kyle Shutt sendiri adalah gitaris The Sword, unit heavy metal asal Texas, AS. Album tribute versi Kyle tersebut diberi judul “Doom Side Of The Moon” dan akan mulai diedarkan pada 4 Agustus 2017 mendatang.

Menurut Kyle, di garapan “Doom Side Of The Moon” ini, ia lebih menekankan pada pengolahan musik yang cenderung ke heavy metal. Ide awalnya dimulai ketika ia ingin sekali mendengar salah satu lagu di album tersebut, yang berjudul “Time” diubah menjadi lebih heavy.

“Jadi saya pikir, kenapa tidak sekalian meng-cover keseluruhan album. Saya memperlakukan album ini sebagai perayaan terhadap sebuah band hebat. Sebuah pesta dimana setiap orang diundang (untuk merayakannya).”

Sebagai teaser, dengarkan hasil garapan Kyle mengubah lagu “Money” di akhir artikel ini.

Selain Kyle, “Doom Side Of The Moon” juga menghadirkan kontribusi permainan instrumen dari rekannya di The Sword, yakni dramer Santiago “Jimmy” Vela III serta bassis Bryan Richie. Lalu ada pula dukungan dari vokalis Alex Marrero, kibordis Joe Cornetti serta saksofonis Jason Frey.

Sekadar informasi, “The Dark Side of the Moon” adalah album studio kedelapan Pink Floyd yang direkam di studio legendaris Abbey Road, Inggris dan dirilis pada 1 Maret 1973 silam via Harvest Records. Hingga hari ini, album tersebut masih tercatat sebagai salah satu album rock terlaris di Amerika, Inggris dan dunia.

Di luar proyek ini, Kyle dan The Sword sendiri baru saja merilis album live pertamanya yang bertajuk “Greetings From…” pada 5 Mei 2017 lalu via label Razor & Tie. Lagu-lagu yang termuat di album yang diedarkan dalam format digital, cakram padat (CD) dan piringan hitam (vinyl) tersebut direkam dari tur The Sword pada musim gugur 2016 lalu, saat menjadi band pendamping Opeth.  (MK03)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
moose
Read More

MOOSE: Black Metal Atmosferik dan Melankolis

Lewat lagu debut “Valley of Whispers”, Moose menangkap kondisi mental yang terjebak dalam spiral pesimisme, dalam balutan black metal yang gelap dan melankolis.
morgia
Read More

MORGIA: Formasi Bertiga, Makin Eksperimental

Usai melewati masa krisis formasi, kini Morgia kembali menggeliat dengan meluncurkan lagu rilisan tunggal terbaru, yang lebih gelap, mekanis dan imersif.