Pada periode April hingga Agustus 1995 silam, band metal alternatif Alice In Chains merekam self-tittled, salah satu album terbaiknya di Bad Animals Studio di Seattle, Washington, AS. Kini, setelah lebih dari dua dekade berlalu, band yang kini diperkuat formasi Jerry Cantrell (gitar), Mike Inez (bass), Sean Kinney (dram) dan vokalis William DuVall (vokal/gitar) tersebut kembali ke Seattle untuk merekam materi album terbarunya di studio yang sama.
Bad Animals yang kini bernama Studio X merupakan studio rekaman milik Ann dan Nancy Wilson, penggerak utama band rock legendaris Heart. Nama-nama seperti Pearl Jam, Soundgarden hingga Dave Matthews tercatat pernah merekam albumnya di studio ini.
“Kami benar-benar kembali ke kampung halaman untuk rekaman,” ungkap Mike Inez semangat. “Dua album terakhir kami kerjakan di Los Angeles, dan keduanya keren. (Tapi) saya merasa di 2017 ini, sudah saatnya buat Alice In Chains kembali ke Seattle – meminum airnya dan menghirup udaranya. Di sana adalah sejarah, setiap sudut jalan adalah kenangan, hal-hal gila dan kenangan manis. Seattle adalah tempat yang sangat istimewa, terutama tahun ini.”
Alice In Chains akan memulai rekaman di Studio X akhir bulan ini bersama Nick Raskulinecz, produser yang juga mengerjakan dua album mereka sebelumnya, yakni “Black Gives Way To Blue” (2009) dan “The Devil Put Dinosaurs Here”. Kedua album tersebut menghadirkan vokalis baru,
William DuVall yang bergabung sejak 2006 untuk menggantikan posisi mendiang Layne Staley yang meninggal dunia pada 5 April 2002 silam.
Alice in Chains dibentuk oleh gitaris dan penulis lagu Jerry Cantrell pada 1987 silam bersama Layne Staley. Formasinya sempat dihuni oleh bassis Mike Starr, sebelum digantikan oleh Mike Inez pada 1993. Alice In Chains berhasil merebut perhatian publik di era saat grunge mewabah di industri rock dunia, bersama nama-nama besar lainnya seperti Nirvana, Pearl Jam dan Soundgarden. Namun dari segi konsep musik, Alice In Chains juga kental akan sentuhan elemen metal di garapan musik-musiknya. Dari keseluruhan penjualan album-albumnya, tercatat sudah terjual sebanyak lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Berhasil menempatkan 14 lagu yang masuk jajaran 10 besar terlaris di Amerika serta sembilan nominasi penghargaan Grammy. (MK03)
.