Sejak merilis album “The Stage” yang tanpa disertai persiapan promosi pada Oktober 2016 lalu, Avenged Sevenfold terus melakukan pengembangan dari rilisan tersebut. Selain single baru berjudul “Dose”, serangkaian lagu berformat cover version juga diluncurkan oleh M. Shadows (vokal), Zacky Vengeance (gitar), Synyster Gates (gitar), Johnny Christ (bass) dan Brooks Wackerman (dram) ke pasar musik digital di seluruh dunia.
Mereka mendaur ulang lagu folk Meksiko bertajuk “Malagueña Salerosa”, lalu “Retrovertigo” (Mr. Bungle), “Runaway” (Del Shannon) serta “God Only Knows” (The Beach Boys). Dan yang terbaru adalah karya lagu Mick Jagger, Keith Richards dan Andrew Loog Oldham yang bertajuk “As Tears Go By”. Lagu ini pernah dipopularkan oleh penyanyi Marianne Faithfull pada awal era ‘60an, yang lantas dinyanyikan lagi oleh band rock legendaris, The Rolling Stones.
Kepada billboard, M. Shadows memberi alasan mengapa mereka merilis serangkain lagu-lagu daur ulang. “(Karena) Kami senang mengeluarkan karya musik dengan cara yang tidak biasa. Kami juga senang membuat album rekaman, jadi kami bisa melakukan keduanya. Ide untuk menginstal hal-hal baru ke dalam album sangat menarik. Petualangannya menjadi berkembang,” cetusnya meyakinkan.
“The Stage” sendiri dirilis dengan cara yang tidak biasa dan mengejutkan. Diluncurkan sehari setelah konser megah Avenged Sevenfold pada 27 Oktober 2016 silam – yang disiarkan secara gratis via laman Facebook resmi mereka, atau lewat tayangan versi 3D 360° dan Virtual Reality di laman AvengedSevenfold.com serta VRTGO virtual reality platform yang disediakan oleh teknologi VRLIVE. Pada minggu pertama sejak dirilis, “The Stage” langsung menyodok peringkat keempat terlaris di tangga album bergengsi di Amerika, Billboard 200.
Capitol Records adalah label baru Avenged Sevenfold setelah memutuskan kontrak dengan Warner Bros., dan merupakan album pertama Avenged Sevenfold yang melibatkan dramer baru Brooks Wackerman, pengganti Arin Ilejay yang mengundurkan diri Juli 2015 lalu.
Sebelum “The Stage”, Avenged Sevenfold yang terbentuk di Huntington Beach, California pada 1999 silam telah merilis enam album studio, satu album konser (DVD), dua album kompilasi dan 18 single. Dan penjualan keseluruhan albumnya, telah mencapai angka lebih dari delapan juta keping di seluruh dunia. Saat penggarapan album “Nightmare” (2010), Avenged Sevenfold sempat diperkuat Mike Portnoy (dramer Dream Theater saat itu) yang bergabung sementara menggantikan James “The Rev” Sullivan yang meninggal dunia setahun sebelumnya. “Nightmare” berhasil menjadi album terlaris di Amerika versi Billboard 200 pada minggu pertama setelah dirilis. (MK03)
Kredit foto: Jeff Forney