DEAD WITH FALERA Memancing Ekspresi Liar

“Liarlah selagi kau muda, liarlah selagi engkau bisa.”

Unit post-hardcore asal Bandung, Dead With Falera mencoba memotivasi pendengarnya, yang mereka tuangkan lewat sebuah karya single bertajuk “Liar”. Liar di sini, pada hakikatnya, digambarkan oleh pihak band bahwa setiap diri manusia mempunyai sisi dimana dia ingin mengeksplorasi lebih dalam tentang semua aspek kehidupan yang dijalaninya dengan caranya sendiri dan menjadi dirinya sendiri dalam mengambil keputusan dan melakukan satu hal dengan penuh percaya diri dan tekad yang kuat, entah itu gagal atau berhasil. Di sini manusia akan belajar bagaimana mengatasi hal tersebut, satu kebanggaan jika semua bisa dilakukan dengan caranya sendiri.

Proses penggarapan “Liar” dieksekusi Dixie (vokal), Febby (dram), Kumank (gitar) dan Bagas (bass/vokal) selama sekitar dua minggu. Kurang lebih. Tahapannya sama seperti lagu-lagu rilisan mereka sebelumnya, yang diawali pengolahan aransemen musik sebelum melangkah ke nada vokal dan lirik.

Begitu juga dari sudut pandang pengolahan musik. Para personel Dead With Falera merasa kali ini mereka tidak melahirkan pergeseran musikalitas yang berbeda. “Hanya kami kemas agak sedikit lebih soft aja. Untuk referensi atau influence dari masing-masing personel berbeda-beda, tidak terpatok dari satu musik atau satu genre. Kami mencoba untuk menyatukan berbagai referensi musik masing-masing sehingga ya terbuatlah satu single yang berjudul ‘Liar’ ini,” urai pihak band kepada MUSIKERAS.

Selain itu, mereka juga percaya bahwa mungkin lebih banyak band yang lebih keren dari mereka, namun yang membedakan hanya keberuntungan. Dead With Falera justru merasa beruntung dan sangat bersyukur bisa berada di posisi seperti sekarang ini. “Mungkin hal lainnya yang membuat kami terasa berbeda adalah aksi panggung kali ya…. Sedikit mengutip dari omongan T’Challa dalam film “Black Panther”, ‘We never freeze’!”

Januari 2010 silam menjadi awal bergulirnya karir Dead With Falera. Sempat menggeluti genre metal sebelum berkonsentrasi di kubangan post-hardcore. Sampai hari ini, Dead With Falera sudah menelurkan satu album, yakni “Fire and Ice” (2014), sebuah album mini (EP) bertajuk “All Seeing One This” (2012) dan delapan single, termasuk “Liar”. (aug/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *