WALLS TO CAVE Meneruskan “Dendam” dengan Tiga Ujung Tombak

Usai melampiaskan karya album mini (EP) pertamanya, “Deathless” pada Agustus 2020 lalu, unit metalcore asal Bandung, Jawa Barat ini merasa perlu untuk segera menggasak skena musik keras lagi. Hasil penggodokan mereka ditengah keterbatasan masa pandemi akhirnya menghasilkan single baru berjudul “Dendam”.

Kali ini, Walls To Cave masih mempertahankan acuan musikal mereka, yang antara lain diserap dari band-band dunia macam Bring Me The Horizon, Wage War, Polaris hingga The Ghost Inside. Namun di “Dendam”, jika misalnya dibandingkan dengan “Deathless”, ada sedikit pergeseran konsep. Walls to Cave kini sedikit menekan keberingasan dan tingkat kerumitan di komposisinya.

“Kami sengaja menurunkan beat musik kami, berbeda dengan musik sebelumnya di EP ‘Deathless’ yang cepat dan rumit untuk menyesuaikan dengan tema lirik penuh amarah yang kami buat. Pembuatan aransemen musik ‘Dendam’ menggunakan teknik yang mudah dan tidak terlalu rumit namun kami kemas sebaik mungkin agar tetap terkesan garang,” papar Walls to Cave kepada MUSIKERAS mengurai detailnya.

Awal mula single “Dendam” digarap, tidak mempertemukan keseluruhan personel Walls to Cave. Mereka tidak bertatap muka secara langsung, melainkan berdiskusi secara virtual, melalui aplikasi VideoCall. Dengan cara itu, mereka lantas saling berbagi materi untuk disatukan hingga menjadi sebuah aransemen musik yang baru.

“Untuk proses rekaman lagu ini memakan waktu dua hari di studio rekaman Black Record di Cibinong.”

Sayangnya, setelah “Dendam” dirampungkan, Walls to Cave yang tadinya diperkuat lima orang harus merelakan dua personelnya pergi. Band bentukan 2019 lalu itu kini menyisakan Gilang Rahmanto (gitar/clean vocal), Erik Risando (vokal) dan Bayu Krisna Prabowo (dram). Sementara gitaris Adam Bayu Diano serta bassis Naufal memilih mengundurkan diri. 

“Tidak dapat dipungkiri di dalam suatu band sering terjadi kesalahpahaman. Dua personel kami akhirnya memutuskan untuk keluar dari Walls To Cave. Tetapi mereka tetap menyelesaikan tugasnya saat rekaman lagu ‘Dendam’,  jadi kami tidak mengalami kesulitan karena personel kami keluar dari band setelah kami memproduksi lagu baru ini,” ujar pihak band mengklarifikasi.

Single “Dendam” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, iTunes, Deezer dan lain-lainnya. (aug/MK02) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
repture
Read More

REPTURE: Satu Dekade Sang Penakluk

Perjalanan satu dekade dirangkum Repture dalam sebuah album yang membawa gagasan sejarah serta semangat dan pendekatan kreatif yang mandiri.
dwikarta
Read More

DWIKARTA: Ruwatan Megah di “Sudamala”

Dengan jubah baru bernama Dwikarta, unit heavy metal asal Yogyakarta ini akhirnya geber karya baru yang melebur distorsi dan kemegahan simfonik yang emosional.
end of summer
Read More

END OF SUMMER: Belum Berakhir

Agresivitas post-hardcore era awal 2000-an kembali dipanaskan End of Summer lewat lagu rilisan tunggal terbarunya, “Kilas” yang juga dibaluri elemen post-rock.