DISSECTING FLESH Banting ‘Alien’ dengan Death Metal yang Brutal

Sambut unit slamming brutal death metal asal Bekasi ini, yang menyerbu dengan konsep yang terbilang sangat berbeda dibanding band-band sejenis. Dari muntahan lirik misalnya, lewat album mini (EP) bertajuk “The Impact of Cruelty from Extraterrestrial” yang baru mereka lontarkan pada 4 Oktober 2021 lalu, Dissecting Flesh mengumbar dampak kekejaman makhluk angkasa luar.

“Kami mengambil tema ini karena memang cukup jarang, bahkan tidak ada band slamming di Indonesia yang mengambil tema ini, jadi kami rasa ini adalah sesuatu yang unik dan punya ciri khas tersendiri bagi kami,” seru pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan.

Lalu dari peracikan konsep musik pun, Dissecting Flesh yang diperkuat formasi Greger Benibenk (vokal), Soni Suhendrik (gitar) dan Jhoo Ey (dram) ini juga membedah jalur yang berbeda. Band bentukan awal 2018 tersebut mengombinasikan bantingan slam yang dibalut dengan gemuruh ketukan dram serta riff-riff gitar bertempo ganjil yang lantas dipadu dengan bermacam terapan teknik vokal mengerikan seperti guttural, froggy, pig squeal dan tunnel throat sehingga menghasilkan suatu karya musik yang variatif.

.

.

“Kami juga sengaja mengambil jalur yang cukup jarang dilakukan oleh band-band lain di genre slam, yaitu memadukan ketukan dan riff-riff ganjil sehingga sulit untuk ditebak dan jarang melakukan pengulangan dari part-part sebelumnya, sehingga menjadikan musik yang benar-benar bervariasi dan memberi warna baru di skena musik slamming Indonesia,” cetus Dissecting Flesh lagi, sambil menyebut band-band mancanegara seperti Abominable Putridity (Rusia), Epicardiectomy (Ceko), Cerebral Incubation (AS), Cephalotripsy (AS) hingga Analepsy (Portugal) sebagai bagian dari referensi mereka.

Dissecting Flesh sendiri mengeksekusi proses rekaman “The Impact of Cruelty from Extraterrestrial” selama sekitar 6-7 bulan yang hampir keseluruhan proses dilakukan di studio rekaman rumahan secara independen. Hanya perekaman vokal yang dilakukan di Throatfvck Records, Bekasi.

Total ada lima komposisi brutal yang ‘membedah daging’ di EP tersebut. Dua lagu di antaranya menyuguhkan kolaborasi Dissecting Flesh dengan vokalis Vladislav Martirosov dan gitaris Red Beton dari Extermination Dismemberment (Belarus) serta vokalis Kevin Petersen dari Acranius (Jerman).

“Untuk vokal tamu, tiga musisi ternama di genre slamming death metal tersebut pantas untuk diajak kerja sama dalam album kami, mengingat mereka adalah pentolan dari band besar Internasional.”

Setelah EP “The Impact of Cruelty from Extraterrestrial” yang dirilis dan diedarkan via Coyote Records, sebuah label independen asal Rusia, Dissecting Flesh selanjutnya segera mempersiapkan materi untuk album penuh mereka, yang ditargetkan bisa rilis tahun depan. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *