Dengan Formasi Baru, THIRD FLOOR Lanjutkan Momentum

Walau sempat tertidur lama, namun akhirnya band emo/post-hardcore asal Bandung, Jawa Barat ini berhasil menjaga momentum kebangkitannya, yang digulirkan sejak awal 2021 lalu. Bahkan kini mereka kembali meletupkan lagu tunggal ketiga yang bertajuk “Elusif”. Sebelumnya, garapan musik Thirdfloor sudah diperdengarkan lewat dua karya lagu berjudul “Menghindar untuk Terpejam” dan “It’s Over”. 

Thirdfloor yang kini dihuni formasi Radityo Ramadhan (vokal), Amang Ucun (dram), Agung Gunawan (bass), Muhamad Luthfi Ghifary (gitar) dan Hamzah Ir (gitar) mengangkat kisah tentang seseorang yang sedang kehilangan arah dalam hidupnya, dalam lirik lagu “Elusif”. Kehilangan itu sebagai akibat dari begitu banyaknya permasalahan yang dihadapinya, baik itu soal realita, ekspektasi, ekonomi hingga soal rasa, sehingga membuatnya kesulitan memahami apa yang sedang terjadi pada dirinya sendiri. 

Proses kreatif penggodokan “Elusif” sendiri berawal dari materi yang dibuat oleh Agung dan Radit berdasarkan referensi musik masing-masing. Lalu mereka ‘menggambar’ lagu tersebut di Depthbase, studio rumahan milik gitaris mereka, Hamzah. Prosesnya berlangsung sekitar dua mingguan di sela kesibukan para personelnya. 

.

.

Dari segi musikal, Thirdfloor benar-benar membiarkan referensi serta pengaruh dari tiap personel berbaur secara organik. Dan membiarkan para pendengarlah yang menginterpretasi sendiri seperti apa konsep musik yang mereka mainkan. Tapi dibanding dua lagu sebelumnya, Thirdfloor mengakui ada sedikit pergeseran.

“Menurut kami ada sedikit perubahan konsep karena adanya perubahan dari (formasi) personel, dan masing-masing mempunyai influence. Pada akhirnya kami memutuskan untuk membuat konsep ini dengan personel yang sekarang,” seru pihak band kepada MUSIKERAS, beralasan.

Setelah perilisan “Elusif”, Thirdfloor yang memulai karirnya sejak 2006 silam akan mengarahkan konsentrasi menggarap album penuh atau album mini (EP) yang ditargetkan bisa rampung tahun ini, sambil mencari kegiatan manggung. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
violentia
Read More

VIOLENTIA: Kasar, Bising dan Kacau

Sebuah album mini (EP) debut, “V.I” (dibaca: V-one/satu) akhirnya dikoarkan Violentia setelah tertunda cukup lama, disulut kobaran hardcore/metal yang bengis.
karam
Read More

KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal

Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
danz
Read More

DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?

Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.