NAR ‘Menampar’ Pejabat Kotor lewat Death Metal Bernuansa Grindcore

Menyambung momentum album mini (EP) bertajuk “Pejabat Bangsat” yang diedarkan via Rotten Flesh Record pada Mei 2022 lalu, kini empat musisi penggerak paham death metal gaya lama asal Jakarta Timur ini kembali menggedor kuping metalhead dengan lagu rilisan tunggal terbarunya. Berjudul “Pejabat Bangzat”, dan sudah dilepasliarkan ke kantong-kantong digital via DapurMusic sejak 30 Desember 2022 lalu.

Bisa ditebak, lirik di “Pejabat Bangzat” menyasar para pemangku jabatan yang mereka anggap kotor dan rakus, serta bertindak tidak adil terhadap rakyatnya, bertindak semena-mena dan melakukan korupsi aset negara. 

“Prosesnya (emang) pingin bikin sebuah lagu yang benar-benar menyindir pejabat yang nggak beres semuanya,” cetus dramer Andri Yulianto aka Bagol kepada MUSIKERAS, mengungkap alasan.

Konsep materi “Pejabat Bangzat” sendiri digodok Bagol di rumah Reno, gitaris band Corporation Of Bleeding yang sempat menghuni NAR. Mereka memantapkan konsep serta aransemennya selama hampir setahun. “Ada beberapa (bagian) aransemen yang kami revisi di lagu tersebut,” seru Bagol lagi.

.

.

NAR sendiri, yang juga diperkuat Nur Hidayatullah aka Cannon (vokal), Alex Agustina (bass) dan Christy Nalendra Vilano aka Cici (gitar) menyebut death metal olahan mereka di lagu “Pejabat Bangzat” tidak terlalu berbeda dibanding band-band lain pengobar paham yang sama. Hanya, NAR memastikan formula racikan mereka juga diberikan nuansa grindcore.

“Musik kami dipengaruhi oleh band-band metal yang sudah dikenal di mancanegara seperti Terrorizer, Napalm Death, Cannibal Corpse, Morbid Angel dan Solstice.”

O ya, walau diperkuat musisi-musisi yang sebenarnya sudah lumayan lama berkiprah di skena metal ‘bawah tanah’ Tanah Air, namun pembentukan NAR baru resmi dicetuskan pada 2021 lalu. Berawal dari pertemuan Bagol, eks personel Mayat dengan Cici (juga dari Corporation Of Bleeding), yang dikenalkan lewat Reno. Dari situ, ketiganya lantas mulai membuat konsep lagu bertiga. Sayangnya, Reno harus mengundurkan diri dari NAR karena ingin fokus di bandnya, Corporation Of Bleeding. Setelah itu, formasi NAR menjadi lengkap setelah Bagol mengajak dua teman lamanya, yakni Alex Agustina serta Cannon yang sebelumnya menjabat sebagai vokalis di Mayat.

Setelah perilisan “Pejabat Bangzat” yang antara lain bisa dilantangkan di platform Spotify, Resso, Joox, iTunes, Apple Music, Napster hingga Youtube tersebut, NAR rencananya ingin menggarap materi-materi lagu untuk kebutuhan EP atau album penuh. Tapi saat ini, prosesnya masih di tahapan pengonsepan materi lagu. (mdy/MK01) 

.

.

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
moose
Read More

MOOSE: Black Metal Atmosferik dan Melankolis

Lewat lagu debut “Valley of Whispers”, Moose menangkap kondisi mental yang terjebak dalam spiral pesimisme, dalam balutan black metal yang gelap dan melankolis.
morgia
Read More

MORGIA: Formasi Bertiga, Makin Eksperimental

Usai melewati masa krisis formasi, kini Morgia kembali menggeliat dengan meluncurkan lagu rilisan tunggal terbaru, yang lebih gelap, mekanis dan imersif.