NO LABEL Kembali ‘Gagah Berdiri’ dengan Gitaris Baru

Setelah lepas dari masa-masa pandemi yang panjang, gerilyawan punk rock senior asal Jakarta, No Label langsung menerjang skena lewat karya lagu baru yang lebih segar. Sebuah karya rekaman rilisan tunggal bertajuk “Gagah Berdiri”, yang dilepas mendahului materi-materi yang sudah mereka persiapkan terlebih dahulu. 

Pastinya, konsepnya masih bernuansakan kerasnya distorsi dan entakan ala punk rock era 90-an yang kental, seperti yang sebelumnya mereka geber di album “Manusia Merdeka”, rilisan 2020 lalu. Sebuah suguhan yang dimaksudkan bisa memberikan semangat, harapan, ajakan berpikir positif dan selalu bersikap optimis dalam menjalani hidup, serta tak lupa untuk selalu mensyukuri dan menghargai apa yang sudah dimiliki bersama orang-orang tercinta. 

“Dari segi musikal konsepnya tidak ada perbedaan yang signifikan, (jika) dibandingkan dengan album ‘Manusia Merdeka’. Perbedaannya hanya dari sound yang dihasilkan saja. Tapi unsur-unsur riff dan part-part-nya lebih variatif dari album sebelum-sebelumnya,” seru No Label kepada MUSIKERAS menegaskan. 

Walau kini menerapkan pendekatan karakter bunyi yang lebih modern, namun saat peracikan aransemennya, referensi band-band lama tetap menjadi acuan. “Kawan-kawan punkers sepertinya bisa menilai sendiri referensi kami dari mana saja, karena No Label masih oldskool,tapi dengan hasil sound yang sedikit modern.” 

O ya, di formasi No Label saat ini, ada personel baru yang melengkapi Anton Budi Satrio (dram), Yusuf ‘Yusek’ Achmad (bass/vokal latar) dan Aria ‘Apenx’ Yudhistira (vokal/gitar). Dia adalah Ihsan Januarizky yang masuk mengisi lini kosong yang ditinggalkan gitaris sebelumnya. Tak sekadar mengemban tugas mengeksekusi isian gitar, namun sekaligus berkontribusi dalam penciptaan lagu.

.

.

“Lagu ‘Gagah Berdiri’ ini (adalah) hasil karya dari gitaris baru kami. Tapi proses kreatif (penggarapannya) masih sama. Setelah Ihsan mengenalkan lagu-lagu yang dia buat, kami kemudian memproses bareng-bareng dengan menyampurkan ide dari masing-masing personel, dan akhirnya jadilah lagu ‘Gagah Berdiri’ ini.”

Sebelum album “Manusia Merdeka” dan lagu tunggal “Gagah Berdiri”, No Label yang telah menggeliat sejak 1997 silam juga telah merilis dua album penuh, yakni “HUAAA!’ yang dirilis oleh Pinball Records pada Agustus 2000 serta “For Bad Country”, rilisan Hit & Run Records pada Juli 2007. Pada November 2009, album tersebut juga diedarkan oleh label asal Jepang, High Speed Records. Lalu pada November 2014, No Label melepas lagu rilisan tunggal berjudul “Negeridiksi” via label N-L Records. Di luar itu, karya No Label juga tersebar di beberapa album kompilasi. 

“Gagah Berdiri” sendiri menjadi pembuka menuju lagu-lagu baru berikutnya, yang bakal dirangkum ke dalam sebuah album mini (EP) atau album penuh terbaru. Kini beberapa materinya tengah digodok proses rekamannya. 

“Gagah Berdiri” yang kembali diedarkan via N-L Records, bekerja sama dengan Northhouse Music untuk distribusi digitalnya, sudah bisa didengarkan di berbagai portal digital seperti Spotify, Youtube Music, Apple Music, Deezer, Amazon Music, iTunes, Tiktok, Joox dan sebagainya. (mdy/MK01)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts