Demo Kejam DEVASTROSITY Ditanggap Comatose Music

Gebrakan unit brutal death metal yang terbentuk pada 2023 lalu di Kediri, Jawa Timur ini terbilang gesit. Walau belum sepenuhnya rampung, namun karya demo mereka yang bertajuk “Human Depravation” langsung bisa menarik perhatian sebuah label dan distributor musik-musik cadas asal AS, Comatose Records. Demo yang memuat dua komposisi bengis berjudul “Human Depravation” dan “Devastate Atrocity” tersebut bakal dirilis resmi pada 15 Maret 2024 mendatang.

Proses rekaman “Human Depravation” sendiri dilakukan mulai pertengahan 2023 hingga awal 2024. Menurut tuturan pihak Devastrosity kepada MUSIKERAS, semuanya berawal dari hasil merenung, dimana semua ide kreatif diaransemen oleh gitaris dan bassis M. Agus Roby. Mulai dari riff gitar dan bass, pattern dram, bahkan sampai vokal.

“Waktu itu materi rekaman masih rough mix, belum sampai pada proses mixing/mastering, kami sudah dipinang oleh Comatose Music. Materi direkam dan mixing di Resonance Beast Studio dan Calamity Streak Recording, dan pada akhirnya mastering di Ultra Organic Studio. Semua berlokasi di Kediri,” urai mereka memperjelas. 

Devastrosity yang juga diperkuat vokalis A. Ardiansyah dan dramer Bellyas P. (Billy) mengeksplorasi brutal death metal di “Human Depravation” dengan sedikit sentuhan modern. “Riff jelas namun tetap pada benang merah brutal death metal. Pola ketukan yang tidak hanya berupa linear namun tetap mudah dicerna. Referensi dan acuan kami terinspirasi oleh (band) Cerebral Effusion untuk pola dram dan pattern vokal. Inveracity dan Suffocation untuk sebagian referensi riff gitar serta sedikit sentuhan Disgorge, lalu kami mengombinasikannya.”

Dalam penggarapannya, Devastrosity mengaku cukup mendapat tantangan saat mengeksekusi lagu “Devastate Atrocity”. “Karena banyaknya perubahan tempo dan makaryo… haha. Sedikit menantang pada fill-in, terutama vokal karena tempo yang berubah-ubah!”

Setelah perilisan demo “Human Depravation”, secara paralel Devastrosity terus menggarap materi untuk album penuhnya, yang juga bakal dirilis oleh Comatose Music. Desain sampul karya seniman Rudi Gorging Suicide di demo itu sendiri merupakan bagian potongan dari desain penuh di albumnya nanti. “Kami sudah mempertimbangkan hal tersebut dari awal pembuatan materi dan artwork. Progres pembuatan materi untuk album sudah mencapai sembilan trek untuk saat ini, tinggal kami akan mempersiapkan pre-production dan merekam ulang keseluruhan lagu.”

Lewat “Human Depravation”, Devastrosity yang diperkuat gabungan musisi asal band Deserter, Gorification dan Killharmonic bersiap melepaskan kekejaman tak terbatas dan kehancuran mutlak. Di bawah naungan Comatose Music, mereka menjanjikan perpaduan intensitas dan kebrutalan yang dimulai dari dua lagu penuh energi di “Human Depravation”.

“Human Depravation” akan diedarkan dalam dua versi dengan jumlah terbatas. Versi pihak label hanya diproduksi sebanyak 100 keping, sementara versi band hanya tersedia 50 keping yang secara khusus diberi nomor urut tulisan tangan, plus produk merchandise. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.