HISTORYOFLIFE Terapkan Hardcore Berat di Rilisan Baru

Dua karya rekaman terbaru Historyoflife kini lebih gahar, mengacu ke pengaruh hardcore era 90-an. Berbeda dibanding EP “Complexity”.
historyoflife

Historyoflife lanjutkan agresinya di skena hardcore Tanah Air. Usai menggeber album mini (EP) debutnya yang bertajuk “Complexity” pada 2023 lalu, kini unit cadas asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini membagikan dua lagu rilisan tunggal terbaru.

Tepatnya pada Minggu 23 Juni 2024 lalu, Historyoflife memperdengarkan lagu berjudul “Deceiver/Turning Point”. Tapi yang agak berbeda dibanding materi sebelumnya, kali ini Historyoflife memadukan beberapa pengaruh elemen hardcore era 90-an, yang diwakilkan band-band seperti Outspoken, Turning Point serta dari beberapa band keluaran Victory Records.

Lebih jelasnya, dari segi musikal, band yang diperkuat formasi gitaris Muhammad Fachry Pramadjati dan Nandi Azmi, bassis Muhammad Yusrizal Maulana, dramer Cepi Kurnial Amin, vokalis Eka Garaha Persada serta dramer additional, Bilki Salsabila Ali tersebut menerapkan riff gitar yang bisa dikatakan mulai agak berat. Kurang lebih mengacu ke garapan musik band Earth Crisis era awal.

“Terutama banyak pengaruh dari band-band dari label Victory Records. Berbeda dengan EP ‘Complexity’ yang sangat cerah dan bisa dibilang masih soft dibanding musik yang sekarang,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, memperjelas.

historyoflife

Proses kreatif penggarapan “Deceiver/Turning Point” sendiri memakan waktu yang lumayan lama. Sekitar satu bulan dan direkam di studio rumahan Dafltabs, plus bantuan teman band sendiri sebagai operator teknisnya. Alasan butuh waktu lama lantaran ada beberapa hasil rekaman yang kurang sesuai dengan target karakter musik Historyoflife yang bisa dibilang mulai berubah dari materi sebelumnya.

Saat mengeksekusi rekaman “Deceiver/Turning Point”, pihak Historyoflife mengakui sedikit menemui kendala teknis. Khususnya dalam menemukan karakter suara yang diinginkan. 

“Kesulitannya dari setingan pedal gitar agar nemu karakter yang cocok musik terbaru dari kami, dan kami baru pertama kali menggunakannya saat rekaman, jadi masih perlu otak-atik ngulik. Karena kalau waktu EP tahun lalu, kami rekaman karakter gitarnya seadanya aja.”

Usai perilisan “Deceiver/Turning Point”, Historyoflife tidak ingin menunggu lama untuk menumpahkan ide-ide musikal mereka. Proses penggodokan materi untuk EP terbaru – atau bahkan album penuh – sudah masuk dalam rencana ke depan mereka.

“Kami sudah coba membuat instrumen untuk materi baru, semoga bisa cepat selesai di tahun ini!”

Deceiver/Turning Point” bisa didengarkan di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
repton
Read More

REPTON: Ingatkan Tragedi Kelam Mei ’98

Menyambut perilisan sebuah album split, Repton menyuarakan trauma kolektif dari Tragedi Mei 1998 silam dalam kobaran slam metal berbalut rap/DJ.
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!