RENAISSANCE Tanggalkan Djent, Lalu Geber Metalcore di “Eternity”

Sejak terbentuk pada 2015 silam, unit cadas asal Kota Pahlawan, Surabaya ini sempat mengalami kekosongan aktivitas selama beberapa tahun. Hingga pada 2021, Renaissance akhirnya bertekad bangkit, walau hanya menyisakan tiga personel, yang juga kebetulan merupakan pendiri band tersebut. Mereka adalah Esa Handoko (vokal), Eryck Juniarta (gitar) dan Naval Dwi (dram). Formasi inilah yang lantas berhasil

BUFXCTER Geber Skramz Eksperimental di Single “Cold Hands”

Pengalaman menggarap album mini (EP) pertama mereka, “Pale and Sleepless” (Mei 2020) membuat para personel unit screamo/skramz/post-hardcore asal Yogyakarta ini kini lebih percaya diri dalam menggarap single terbarunya, yang bertajuk “Cold Hands”. Lagu ini, menjadi gerbang pembuka untuk materi lainnya yang akan mereka rilis dalam EP berikutnya. Bufxcter yang masih diperkuat formasi Mokhammad ‘Rifin’ Arifin

Kabar Keras Dunia: Dari COHEED AND CAMBRIA Hingga JOEY JORDISON

Akhirnya, setelah jeda tiga tahun, unit progressive/alternative rock COHEED AND CAMBRIA naik ke permukaan lagi lewat sebuah karya single terbaru berjudul “Shoulders”. Datangnya terpaan pandemi memberi momentum bagi band asal New York, AS ini untuk bereksplorasi melebihi sebelumnya. Kali ini mereka tidak ingin ada batasan. “Ini adalah album modern. Ini adalah album kami melihat ke

Lampiaskan Amarah, SOUL OF SILENCE Lepas EP “Buried”

Sempat mengalami kebingungan lantaran terhadang pembatasan akibat pandemi, membuat rencana peluncuran album mini (EP) milik unit deathcore asal Garut, Jawa Barat ini tertunda. Paling utama, kebimbangan mereka lebih mengacu pada langkanya kesempatan untuk menggelar pertunjukan sebagai salah satu sarana berpromosi.  Namun akhirnya – masih di tengah pandemi – para personel Soul of Silence yang diperkuat

Kemuakan KIDS NEVER GET CRAZY Kini Termuntahkan di “Memudar Meradang”

Masih memainkan keagresifan punk rock ala NoFX dan Bad Religion era awal serta kegesitan Tørsö, trio asal Bandung ini kembali menyalak setelah sempat mengalami kekosongan geliat. Edo Sahputra (gitar/vokal), Amos Widya Putra (bass), Dendi Septyeni (gitar) dan Desta Fadilla (dram) kini hadir lewat sebuah single terbaru berjudul “Memudar Meradang”, dimana Kids Never Get Crazy (KNGC)

ABOMINABLE DEVOURMENT dan Kebrutalan Debut Slamming Death Metal

Satu lagi penggilas di skena slamming death metal telah menancapkan taringnya. Sejak 7 Juli lalu, trio brutal asal Tangerang ini telah meletupkan album debutnya dengan tajuk yang cukup panjang; “Gobbling Peculiarity On Unanimously Deformation of The Gory Monstrouslamorphous” via label Brutal Mind. Menurut tuturan pihak Abominable Devourment kepada MUSIKERAS, jika diartikan secara kasar, judul tersebut

EKO NURWAHYANTO Gelar Kolaborasi ‘Core/Djent’ di “Esoteric of Dystopian”

Melanjutkan proyek solonya yang telah dipanaskan lewat single “The Reign of Chaos” pada 2018 lalu, kini dramer asal Siak, Riau dan juga pendiri unit post-metalcore bernama Monoserus ini semakin serius membentangkan eksplorasi musikalitas yang sesuai idealismenya. Belum lama ini, Eko Nurwahyanto pun melepas sebuah album mini (EP) berjudul “Esoteric of Dystopian”, yang memuat lima amunisi

Perjalanan Brutal IMPERFORATA Menuju Perilisan “Awaken Sanity”

Berbagai macam cobaan harus dilalui unit cadas asal Madiun, Jawa Timur ini saat menggodok album pertamanya, “Awaken Sanity”. Satu-satu personelnya hengkang, dan hanya menyisakan gitaris Yogi Awan Samudra, saat Imperforata sudah siap dengan materi album dan sudah berdiri di depan gerbang rekaman.  Materi “Awaken Sanity” mulai digarap pada 2017 oleh empat personel awal Imperforata, yakni

Demi Single Berkualitas, MAHIR & THE ALLIGATORS Taklukkan Pandemi

Di tengah badai pandemi, bukan perkara mudah untuk mengumpulkan personel dalam sebuah untuk melahirkan karya. Pun mencari studio yang bisa digunakan untuk rekaman mengingat banyaknya pertimbangan dari sisi kesehatan serta efisiensi biaya. Situasi inilah yang dialami Mahir & The Alligators saat ingin mendaur ulang karya lagu mereka yang bertajuk “Rock N’Roll Abiiss”. Berderet ‘drama’ yang

Di “Blow Em Up”, XXX IMPACT Tuntaskan Ide Rapcore yang Terpendam

Dalam masa pandemi, salah satu hal tepat untuk dilakukan adalah terus berkarya, dan tidak membiarkan diri terjebak keputusasaan. Seperti yang digalakkan trio ini. Selain untuk bersenang-senang, mereka juga sangat menikmati proses kreatifnya. Melanjutkan proses jamming yang sempat dilakukan sebelum masa pandemi, XXX Impact lalu mengembangkannya di tengah masa pandemi, khususnya dalam penulisan lirik, pemilihan sound

Kebrutalan ”Diethlamide”, Cara VOSPISON Patahkan Stigma Negatif Narkoba

Kampanye tentang efek psikis jika kebablasan menggunakan narkoba yang dikoarkan unit brutal death metal asal Malang, Jawa Timur ini, sejak 2018 lalu terus berlanjut. Pada Maret 2020 lalu, Vospison sudah memanaskannya lewat dua komposisi brutal bertajuk “Morpheus” dan “Psylocybin Hypochondriasis”, yang terkemas dalam paket rekaman bertajuk “Demosick 2020”, rilisan Dismembered Records. Kini, sebuah album debut

Pekik Demonstran dalam Single Punk STRAITH OFF

Berlatar belakang perbedaan dalam genre musik, unit punk asal Cimahi, Jawa Barat ini terbentuk pada pertengahan 2020 lalu. Perbedaan tadi lantas disatukan dalam satu wadah yang diberi nama Straith Off, dimana mereka terpengaruh band-band punk yang didominasi lirik kritis terhadap kehidupan sosial. Straith Off berusaha menyampaikan suatu pesan akan suatu penolakan, perlawanan dan fakta yang

DEADSQUAD: “Slamming Itu Seru!”

Yang dinanti-nanti akhirnya resmi diletupkan. Yeah, Deadsquad telah merilis single terbarunya yang semakin mengerikan. Bertajuk “Paranoid Skizoid”, yang menghujam beringas selama lebih dari tiga menit, heavy dan padat, namun juga sekaligus terdengar lebih ‘ngayun’ dan groovy.   Ya, memang ada yang berbeda di eksekusi konsep musikalitasnya kali ini. Unsur slamming menyelinap di tubuh “Paranoid Skizoid”

Besok, ‘Palu’ Djent BLESS THE KNIGHTS Bertajuk “Mjölnir” Dirilis

Setelah sempat terdera hantaman virus Covid-19, gitaris Fritz Faraday akhirnya bangkit dan siap memuntahkan single terbaru bandnya, Bless the Knights yang bertajuk “Mjölnir”. Peluncurannya dijadwalkan besok, 17 Juli 2021 dalam format audio stream. Lalu keesokan harinya juga bakal tersebar di berbagai platform digital, lantas disusul peluncuran video versi ‘guitar playthrough’ pada pertengahan hingga akhir Agustus

PILOTZ X ROY JECONIAH, Kolaborasi dalam Semangat Rock

“Lagu yang mereka kerjakan sangat terasa aura positifnya, mengajak kita untuk tetap semangat dalam menghadapi situasi yang sangat tidak mudah ini.” Pernyataan di atas dilontarkan oleh Roy Jeconiah, vokalis dan motor utama unit rock Jecovox, tentang single terbaru Pilotz, “Semua akan Indah pada Waktunya”. Di single rilisan Fly Music Management tersebut, Roy menyumbangkan tarikan suara

510, Titisan SLAP IT OUT yang Lebih Agresif dan Atraktif

Bisa dibilang, trio ini lahir untuk menjawab antusiasme ‘SIO Squad’ – sebutan untuk para penggemar unit post-hardcore Slap It Out – yang sangat tinggi. Apalagi, band asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah tersebut sudah lama tertidur. Nah, kini Slap It Out kembali dibangkitkan, lewat reuni dua personelnya, yakni vokalis Faizal ‘Ical’ Permana dan gitaris Pras Goldinantara dalam

Kini, Ledakan Protes HELLBURGER Sudah Tersedia di Platform Digital

Rangkuman sikap antipati unit old school hardcore punk asal Bandung ini, terhadap pemerintahan yang bobrok, kekerasan militer dan anti fasis, serta dukungan untuk para petani yang mempertahankan lahannya dari gempuran para pemodal tamak untuk keperluan tambang dan kisah kelam kacaunya situasi politik pada 1998 akhirnya termuntahkan. Terlampiaskan lewat sebuah album mini (EP) bertajuk “Menolak”, rilisan

Di Usia 13, MIKA RAFELLO Gaet ROY JECONIAH dan Lahirkan Single Metal Karya Sendiri

“Kagum juga karena ternyata Mika baru belajar gitar, komposisi lagu, produksi sampai mixing praktis waktu pandemi dimulai 2020 lalu, sementara umurnya waktu belajar itu belum genap 13 tahun.” Ungkapan di atas datang dari Roy Jeconiah, vokalis Jecovox yang berkolaborasi dengan Mika Rafello di sebuah single bertajuk “Ketika Aku Di Ketika” (Lemiks Records). Ini adalah karya

PUKAR Serukan Tarian Perang dalam Balutan Crust Black Metal

Usai menyuarakan kegelisahan mengenai kontroversi legalisasi tanaman ganja dalam sebuah lagu bertajuk “Propaganda Mary” pada Maret 2020 lalu, kini duo perantau asal Maluku Utara yang menyebut diri mereka “true Indonesian crust black metal” ini kembali menyalak. Kali ini, Pukar yang berbasis di Bandung meneriakkan ‘cakalele’, yang berarti tarian perang atau tarian perlawanan. “Cakalele” juga merupakan

Setelah Satu Dekade, EXTREME DECAY Menggerinda Lagi

Komposisi grindcore kebanyakan dibangun dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Dalam waktu sesempit itu, bagaimana kiat merekonstruksi kebisingan yang sesuai dengan standar yang diinginkan oleh band pelantunnya? Unit cadas senior asal Malang ini punya jawabannya. Extreme Decay malah menganggap kondisi itu sebagai sebuah keuntungan. Lagu bertempo pendek itu baik karena jika yang dengar menyukainya, mereka selalu bisa

Lepas EP “Karet”, SWELLOW Kembali Riuhkan Indie-Rock

Bagi mereka yang menganut alunan indie-rock, khsusnya yang berada di seputaran Bogor, Jawa Barat, tentunya pernah mendengar nama Reid Voltus. Ya, itu nama sebuah unit indie-rock yang sempat bersinar namanya di pertengahan era 2000-an. Namun pada 2012 silam, band ini memutuskan menjauh dari hirup pikuk skena.  Kini, salah satu personel Reid Voltus, yakni Andi ‘Idam’

FINGERPRINT Panaskan ‘Determinasi’ Lewat Geberan “Dongan Sahuta”

Unit hardcore asal Medan, Sumatera Utara ini menyalak lagi. Dengan penambahan seorang personel baru di lini gitar, mereka siap menggasak kuping para metalhead lewat sebuah ledakan album baru bertajuk “Determinasi”. Tapi sebagai pemanasan, Fingerprint terlebih dahulu memuntahkan single berjudul “Dongan Sahuta”. Sebelumnya pada April 2021 lalu, mereka telah memulai agresi menuju “Determinasi” lewat single berjudul