MOCK-TALE Siapkan EP Lewat Lagu Pendobrak

Kali ini, Mock-tale mengeksplorasi suara retro ala musik garage rock revival era 2000-an, yang dipadukan dengan sentuhan musik alternatif era 90-an.
mock-tale

Sejak memulai perjalanan bermusiknya pada 29 September 2022 lalu, unit alternative/garage rock asal Jakarta Selatan ini terus menggelontorkan karya rilisan. Sebelumnya, Mock-tale telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal, yakni “Adrenaline Junkies” dan “Voyager 1”.

Dan kini, yang terbaru, bertajuk “I Don’t Mind” sudah dilepasliarkan sejak 26 Juli 2024 lalu via berbagai gerai layanan digital streaming.

“I Don’t Mind” sendiri merupakan sisi tengil dari Mock-tale, dimana band yang dihuni vokalis Wirdiyan Saputra (Riyan), dramer Renatra Abdel Hafidh (Abdel), bassis Muhammad Daniel Ramadhan (Daniel) serta gitaris Zakaria Safardi (Zaka) dan Jerico Hasudungan Sitindaon (Jerico) ini menghadirkan eksplorasi musik berbeda dibanding dua lagu sebelumnya.

Kali ini, mereka mengeksplorasi suara retro ala musik garage rock revival era 2000-an, yang dipadukan dengan sentuhan musik alternatif era 90-an. Sebut saja dari band-band seperti Arctic Monkeys, The Strokes dan Blur, tiga nama yang mendorong inspirasi Mock-tale dalam menciptakan racikannya di “I Don’t Mind”. 

Sebenarnya, lagu itu sudah dirancang Mock-tale sejak awal 2023. Bahkan pada beberapa kali penampilan panggung, mereka sudah sering menaruh “I Don’t Mind” di daftar lagunya. Dengan pertimbangan yang matang, Mock-tale mempersiapkan lagu itu untuk menjadi menu pembuka untuk album mini (EP) pertama mereka, yang bakal dilepas tahun ini juga.

Lewat “I Don’t Mind”, Mock-tale menarasikan tentang aturan atau keterikatan dalam hidup yang harus didobrak. Lirik lagu kontekstual dan kontemporer tersebut merupakan sirene untuk semua individu yang terikat akan sebuah aturan atau norma sosial. 

Nuansa lirik yang galak dan lantang menjadi acuan khusus bagi Mock-tale dalam memadukan musik yang berdistorsi dengan narasi langsung dan ekspresif.

Di karya terbarunya ini, untuk pertama kalinya Mock-tale berkolaborasi dengan Binsco Records, sebuah label independen yang berbasis di Bintaro, Tangerang Selatan. Dari sisi produksi, mereka juga bekerja sama dengan produser Farras Abiyyu dari Binsco Records dan mengambil beberapa tempat seperti rumah, kedai kopi, dan studio untuk sesi perekaman. 

mock-tale

“Penggarapan single ‘I Don’t Mind’ ini terbilang cukup unik dan sesuatu hal yang baru. Saat proses produksi, kami mengalami banyak kejadian yang ‘naik-turun’, mulai duka dan suka ada semuanya. Prosesnya terbilang cukup lama, memakan waktu satu minggu karena harus menyesuaikan alur rekaman dengan produser baru. Uniknya lagi, single ini dikerjakan di berbagai tempat, seperti kamar teman, kedai kopi, dan studio tempat kami latihan,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, mengungkap proses di baliknya.

Selain lokasi rekaman yang dilakukan di beberapa tempat, “I Don’t Mind” juga memberi pengalaman baru bagi Mock-tale dalam menjalani teknis rekamannya. 

“Berbeda dibanding dua single kami sebelumnya, yaitu teknik todong, sehingga suara yang dihasilkan terdengar kasar dan organik. Untuk segi instrumen, kami juga menyuguhkan konsonan yang bervariasi pada setiap pembagian antar anggota dan antar bagan lagu.” 

Setelah dibuka dengan “I Don’t Mind”, berikutnya Mock-tale mulai menyicil beberapa materi untuk kebutuhan perilisan EP. Sejauh ini masih tersisa satu demo yang harus dirapikan. Direncanakan bakal berisikan 5-6 lagu, namun masih ada kemungkinan berubah. 

“Kami menargetkan tahun 2024 sebagai tahun pertama Mock-tale dalam merilis portofolio musiknya dengan bentuk mini album.” (aug/MK03)

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.
side.b
Read More

SIDE.B: Mendaur Ulang Semangat THIRTEEN

Sebuah ajang nostalgia diwujudkan band baru, SIDE.B lewat reinterpretasi lagu lama band Thirteen, dengan aransemen, energi dan perspektif yang berbeda.
violentia
Read More

VIOLENTIA: Kasar, Bising dan Kacau

Sebuah album mini (EP) debut, “V.I” (dibaca: V-one/satu) akhirnya dikoarkan Violentia setelah tertunda cukup lama, disulut kobaran hardcore/metal yang bengis.