STUBBORN: Tiupkan Kegelapan Abadi, Sambil Siapkan Kekacauan Absolut

‘Ancaman’ itu telah diserukan Stubborn lewat lagu “Amertha:Kaliyuga”, nomor pemanasan menuju album penuh yang sarat ‘kekacauan’.
stubborn

Stubborn mencatat dua keberhasilan di 2025 ini. Pertama, unit chaotic hardcore asal Kota Serang, Banten ini akhirnya berhasil melewati masa vakum yang dijalani selama dua tahun.

Yang kedua, berhasil merampungkan sebuah album bertajuk “Absolute Chaos”, yang hampir pasti bakal diletupkan pada pertengahan Juli 2025 mendatang.

Tapi sebelum menuju peluncuran album, Stubborn lebih dulu memanaskan jalannya dengan memuntahkan sebuah lagu rilisan tunggal terbaru berjudul “Amertha:Kaliyuga”.

Judul itu, merupakan paduan dari makna abadi, kekal atau keabadian (amertha) dengan era kegelapan di dalam Mitologi Hindu (kaliyuga). Jadi secara garis besar, judul itu merupakan subliminal dari ‘era kegelapan yang abadi’.

Pihak band menyebut “Amertha:Kaliyuga” sebagai sebuah ‘cetak-biru’ musik mereka, serta merupakan gerbang menuju wahana kehancuran.

“Sebuah ruang gelap absurd yang tak bisa dihindari di kehidupan modern, dan hanya bisa dirayakan oleh kami, melalui album ‘Absolute Chaos’!”

Kepada MUSIKERAS, pihak Stubborn mengungkapkan bahwa proses kreatif penggarapan “Absolute Chaos” menghabiskan waktu cukup lama.  Mulai dari pergantian para personel dan adanya pengubahan gaya referensi musik.

“Mengingat fokus kami saat tahun 2022 adalah mengerjakan sebuah EP (album mini). Tetapi (malah) berakhir di pengerjaan album sehingga membuat waktu pengerjaan cukup lama,” urai mereka.

Semua lagu di album tersebut direkam vokalis Rifki ‘Mawleste’ Maulana, gitaris Kevin Naufal dan Nurul Fikri, bassis Nicki Fazrin, dramer Fiqih Gunawan serta produser Rusmana di Forest Records. Sementara untuk penataan mixing dan mastering ditangani oleh Praditya Eka Putra di Invasion Studio.

Swedish Chainsaw

Kali ini, peracikan formula musik di album sedikit banyak tergambar di judul albumnya. Mengombinasikan berbagai elemen musik keras, berkecamuk seperti ‘kekacauan’.

Cold, Hard and Loud adalah tema dari album ‘Absolute Chaos’,” seru mereka, menegaskan.

Dari segi musik musikal, bisa dibilang band bentukan 2021 ini menerapkan multi-genre, dimana mereka tidak mematok ke pakem atau definisi genre musik tertentu.

“Ada komposisi dari thrash, grind, hardcore, bahkan post-metal yang menyatu di dalam satu lagu. Sehingga mungkin kami bisa bilang genre kami hardcore metal/chaotic dengan tone Swedish Chainsaw secara garis besarnya. Pokoknya inti materi kami mosh hard and bangers!”

Selain itu, mereka juga sengaja merekam beberapa bagian guitar noise agar kesan ‘kasar’, ‘mentah’ dan berdistorsi lebih kental.

Bahkan mikrofon yang mereka gunakan juga berjenis dynamic agar kesan noise distorted lebih alami.

Sementara dari sisi teknikal permainan, Stubborn juga menyebut salah satu lagu yang berjudul “Embodiment of Fear”, menghadirkan kesulitan yang menantang.

“Agak sulit secara part mengingat tempo atau (ketukan) metronom di dalam lagu tersebut menggunakan empat tempo (berbeda) di dalam satu lagu,” urai Stubborn yang mengaku mendapatkan inspirasi musikal serta referensi sound dari band-band mancanegara macam Converge, Knocked Loose, END, vein.fm hingga Orthodox.

Dengarkan lagu “Amertha:Kaliyuga” di berbagai gerai digital streaming serta video musiknya di kanal YouTube. (mdy/MK01)

stubborn

Susunan lagu di “Absolute Chaos”:

  1. Absolute Chaos
  2. Flamethrower
  3. Raised by Eater (Feat. Hero Timothy)
  4. Outrated
  5. Contribution to Burnout
  6. Doppelganger
  7. Amertha : Kaliyuga
  8. Embodiment of Fear
  9. Frailty of Life
  10. Concealed Divine
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts