Browsing Tag
death metal
328 posts
GRAUSIG: Kekuatan Baru, Usai Jeda Hampir Setahun
Akhirnya bergolak lagi, unit death metal veteran asal Jakarta, Grausig melepas karya rekaman baru, yang diperkuat barisan musisi berkekuatan baru.
KASTIL: “Kami Optimis dan Semangat dengan Formasi Terbaru!”
Akhirnya memutuskan keluar dari ‘kegelapan’ setelah 24 tahun, kini Kastil meraungkan empat komposisi ekstrem di karya album mini (EP) “Shadows”.
BERANTAI: Siapkan EP Death Metal yang Progresif
Berantai menyemburkan “Garis Dominan”, sebagai sinyal pembuka menuju perilisan album mini (EP) kedua, “Manipulation of Dominion”.
DEVASTROSITY: “Who Needs Solos When You Have Insane Riffs?”
Sekitar dua bulan ke depan, Devastrosity bakal melampiaskan kebrutalan terbarunya, lewat perilisan album penuh bertajuk “Eviscerating Desolation”.
MARYATIE: Menuju Death Metal yang Melodius dan Teknikal
Lewat lagu terbarunya yang berjudul “Eksekusi Massa”, Maryatie siap maksimalkan formasi terkininya yang lebih padat, harmonis dan modern.
HARDTOKILL: “Perpaduan Metalcore, Death Metal, Hardcore Masih Jadi Identitas Kami”
Konsep itu, dimuntahkan Hardtokill melalui lagu rilisan tunggal terbaru, “Mark of the Beast”, yang menjadi pembuka menuju album keempat.
FORDITY: Death Metal dengan Distorsi Modern
Lewat lagu rilisan tunggal debutnya, “Simposium Realis”, Fordity menancapkan eksistensi awalnya di skena death metal yang gelap dan tajam.
GRAVETH: Menahan Ego Death Metal
Ya, para personel Graveth kebanyakan datang dari skena death metal, sehingga pola hardcore yang mereka geber sedikit berbeda.
MARTYRS: “Konsep Kami Death Metal yang Megah!”
Judul lagu rilisan tunggal terbaru Martyrs, bertajuk “Al-Kazzab Akbar”, disemburkan dengan penuh amarah, simbolisme, dan narasi apokaliptik.
DOWN FOR LIFE: “Tidak Mendengarkan ‘Kalatidha’ adalah Kerugian!”
Perjalanan spiritual terbaru down for life telah dimulai. Mereka memaknai budaya, filosofi dan spiritual Jawa lewat distorsi metal yang lebih galak.
DYSLEXIA: Penganiayaan Tanpa Ampun di Jalur Slam Brutal Death Metal
Jelang perilisan album penuh debutnya, unit cadas asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Dyslexia muntahkan “Relentless Persecution”.
ERUPSY: “Kami Ingin Buktikan Skena Metal di Bali Masih Aktif”
Erupsy kembali menggaungkan amunisi terbaru, bertajuk “Amarah” yang juga mereka sebut menjadi bukti bahwa mereka masih terus berkarya.
MOREFECTED: “Kami Bagaikan Bertarung dengan Iblis”
Di rilisannya bertajuk “demo 2025”, Morefected menggeber atmosfir death metal era awal 90-an dengan nuansa yang lebih gelap namun tetap brutal.
DEVORMITY: Ledakan ‘Metamorph’ yang Lebih Emosional
Sebelas April 2025 menandai kerja sama awal Devormity dengan label Futura Records, sekaligus melepas lagu baru bertajuk “Metamorph”.
SISTER MURDER: “Kami Harus Buktikan Diri di Skena Maskulin Ini!”
Terbentuk pada 2010 silam, lalu sempat vakum delapan tahun. Kini Sister Murder hadir dengan kekuatan baru, lewat sebuah album berbahaya.