10 Lagu Rock Terbaik Dunia 2021 Pilihan MUSIKERAS

Oleh @mudya_mustamin

Rock masih tetap menarik. Rentang cakupan komposisinya juga semakin lebar. Mulai dari pengaruh psikedelik dan blues ‘70an membentang hingga rock yang terkontaminasi elemen kekinian seperti emo, post-hardcore hingga sedikit metal. Sepanjang 2021, 10 single inilah yang kami anggap terbaik dari sekian banyak rilisan single yang menyesaki kuping. 

.

GRETA VAN FLEET, “Heat Above” (Lava/Republic – 10 Februari 2021)

Sempat menuai kontroversi di awal karirnya, karena tak sedikit yang menuding band ini sekadar meniru formula dari unit rock legendaris, Led Zeppelin. Tapi bakat luar biasa kuartet belia asal Michigan, AS ini tak bisa dibendung. Setelah membuktikan tajinya dengan menggondol trofi Grammy Awards pada 2019 lalu, kini mereka hadir lewat album “The Battle at Garden’s Gate” yang lebih tereksplorasi. “Heat Above” adalah salah satu singlenya yang kental akan nuansa psychedelic rock ‘70an yang membius.  

.

MASTODON “Teardrinker” (Reprise Records – 1 Oktober 2021)

Harus diakui, single ini sedikit berbeda dibanding lagu-lagu Mastodon yang kita kenal sebelumnya. Sedikit menyulut ke ranah pop, tapi terselamatkan oleh isian gitar yang tetap ‘panas’. Tapi percayalah, dengarkan beberapa kali dan kalian akan terjebak dalam kenikmatan melodi yang terus ‘mengganggu’ di kuping. Sebuah pilihan single yang tepat, memaksa audiens untuk menggali album “Hushed and Grim” lebih dalam.

.

DRAGONFORCE “Strangers” (earMUSIC/Metal Blade – 25 Oktober 2021)

Sebenarnya lagu ini termuat di album “Extreme Power Metal” yang sudah beredar sejak September 2019 lalu. Tapi sebagai single, “Strangers” baru dipromosikan menjelang akhir 2021 ini. Di sini, DragonForce menyuguhkan konsep segar yang justru menjauh dari judul albumnya, dimana mereka mencoba mengeksplorasi ‘keceriaan’ hard rock ‘80an yang easy listening. Liukan chorus seolah tak asing, tapi tetap kental akan ciri khas musik DragonForce.

.

VOLA “These Black Claws” (Mascot Records – 4 Februari 2021 6 Mei)

Sebenarnya band progressive rock/metal asal Denmark ini sudah menggeliat sejak 2006 silam, dan telah merilis tiga album studio. Tapi bisa dikatakan, baru lewat album barunya, “Witness” yang memuat single ini, VOLA berhasil mencuri perhatian skena global. Yang paling mencengangkan adalah untuk pertama kalinya mereka menembus 10 besar di peringkat album rock terlaris di Inggris. Dengan apik, band ini mengolaborasikan elemen teknikal, keagresifan serta terapan sound tebal yang menggetarkan, dengan keindahan dan keanggunan komposisi rock yang artistik. Seperti melebur Opeth, Porcupine Tree dan Pink Floyd menjadi satu. 

.

GUNS N’ ROSES “Hard Skool” (Geffen Records – 24 September 2021)

Sulit mengabaikan kehadiran single ini. Karena inilah satu-satunya karya orisinal dari band yang pernah sangat berbahaya ini, dalam hampir 30 tahun terakhir. Paling mendekati karakter klasik Guns N’ Roses, seperti yang pernah kita kenal dari era album “Appetite for Destruction” dan “Use Your Illusion”. Jauh berbeda dibanding lagu ‘baru’ yang sudah diperdengarkan sebelumnya, “Absurd” yang … ya sesuai judulnya, terlalu eksperimental dan mengada-ada.

.

BEARTOOTH “The Past Is Dead” (Red Bull Records – 25 Maret 2021)

Album yang memuat single ini, “Below” seperti berada di persimpangan, antara rock dan metal dengan berbagai imbuhan elemen sub-genre lain di sela-selanya. Dan “The Past Is Dead” ini sepertinya dihadirkan lebih kompromi, yang pekat akan liukan rock yang mudah lekat di pendengaran. Mengingatkan kita lagu lama mereka macam “You Never Know” atau “However You Want It Said”.

.

DEE GEES “You Should Be Dancing” (RCA Records – 17 Juli 2021)

Ini adalah proyek senang-senang dari Foo Fighters, dimana mereka mencoba menginterpretasi lima lagu milik Bee Gees, grup vokal pop/disko asal Inggris yang pernah berjaya di era ’70 dan 80an. Termuat di sebuah EP bertajuk “Hail Satin” yang dirilis dalam rangka meramaikan perhelatan Record Store Day. Ya, lagunya sangat pekat akan nuansa disko khas Bee Gees, namun Foo Fighters juga sukses mengalirkan darah rock di lagu “You Should Be Dancing” tanpa harus terdengar ingar-bingar.

.

BLACK LABEL SOCIETY “Set You Free” (Spinefarm Records – 23 Agustus 2021) 

Lagu ini menjadi nomor pembuka album studio ke-11 garapan gitaris/vokalis Zakk Wylde dan rombongan bandnya, yang bertajuk “Doom Crew Inc.”. Kombinasi apik antara kejantanan metal dengan kenyamanan pop semakin dipertajam di lagu dan albumnya secara keseluruhan, sekaligus untuk semakin menegaskan torehan karakter musik Black Label Society.

.

IRON MAIDEN “The Writing on the Wall” (Parlophone/Sanctuary – 15 Juli 2021)

Kesimpulan setelah mendengar lagu ini? Menulis lagu epik tidak mutlak harus dieksekusi dengan tegangan tinggi. Dan lagu yang termuat di album “Senjutsu” ini tetap terdengar dramatis. Sebuah manuver kreativitas dari band rock legendaris yang hingga hari ini sama sekali tidak memperlihatkan kehampaan ide dalam perjalanan karirnya.

.

ASKING ALEXANDRIA “Alone Again” (Better Noise Music – 20 Agustus 2021)

Single ini adalah nomor pengejut, sebelum para penggemarnya mulai mengunyah album “See What’s On The Inside”. Walau tidak benar-benar kembali ke ranah metalcore, tapi lagu tersebut mengembalikan gelegak darah rock yang mengentak dari band asal Inggris ini. Tanpa imbuhan elemen elektronik, dan mengembalikan instrumentasi natural yang digeber para personelnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *