Amarah JIKUNSPRAIN di ‘Pendusta Ulung” Memicu Adrenalin

jikunsprain

Sejak melepas lagu rilisan tunggal yang bertajuk “Paroxisma” pada awal 2022 lalu, unit rock lecutan gitaris Adji ‘Jiks’ Pamungkas ini makin getol bereksplorasi ke pola komposisi rock yang lebih berani dan lebar. Responnya cukup bagus, sehingga jikuNspraiN pun memutuskan meneruskan konsep tersebut. Hasilnya, adalah “Pendusta Ulung”, sebuah karya rekaman baru yang makin beringas dan memicu adrenalin. 

“Pendusta Ulung” yang telah diperdengarkan sejak 17 November 2022 lalu dieksekusi oleh Jiks bersama tiga tenaga pacu terbarunya, yakni Rahmat Budi Sasongko (vokal), Lie Andi Susanto (bass) dan Kevin Sugito (dram). Dan menurut Jiks, formasi kali ini membuatnya lebih leluasa untuk mengembangkan formula musik jikuNspraiN, band yang telah dirintisnya sejak 2007 silam.

“Sejak 2015 saya menginginkan jikuNspraiN ini bukan solo project. Saya ingin ini menjadi band yang solid. Penentuan pemain juga mempengaruhi rasa bermain di band. Bagi saya dengan adanya Kevin di dram dan Lie Andi di bass sangat jelas banyak membantu membangun band ini menjadi band yang asyik. Secara teknik (skill) mereka bermain sangat baik dan bisa menerjemahkan apa yang saya bikin di gitar dan lirik ke dalam musik yang mereka mainkan,” umbar Jiks kepada MUSIKERAS, sarat semangat.

Terbukti, “Pendusta Ulung” pun terasa jauh lebih bertaji. Menurut Jiks lagi, kali ini memang diniatkan membuat komposisi lagu yang berbeda dibanding sebelumnya. Lebih cenderung mengombinasikan elemen ke hardrock, heavy metal hingga thrash metal, dan membiarkan ide yang terlintas di kepala mengalir lepas saat menjalani proses pembuatan riff gitarnya.

.

.

“(Saya) Ingin bikin komposisi musik yang lebih cepat temponya. Thrash jadi pilihan ya, mengingat dulu belajar main gitar sering dengerin thrash metal,” ujar gitaris yang sebelumnya lebih dikenal sebagai salah satu personel grup rock asal Bandung, /rif.

Lirik lagu “Pendusta Ulung” sendiri dikisahkan Jiks tentang kebohongan yang selalu dilakukan oleh orang yang acapkali manis diucapkan di awal pembicaraan dan kenyataan pahit di kemudian waktu, yang hanya bisa ditelan tanpa ada penjelasan. Sang pendusta hanya memikirkan kepentingan pribadinya saja.

“Lirik lagu itu terlintas dari pengalaman yang pernah saya alami, soal kebohongan yang saya percaya awalnya baik, tetapi belakangan saya harus menelan kepahitan dari manisnya obrolan di awal.”

Momentum yang dibangun di “Pendusta Ulung” bakal diteruskan jikuNspraiN lewat karya-karya baru selanjutnya, yang nantinya bakal dirangkum dalam sebuah album. Karena materi lagu-lagunya sendiri sudah siap.

Secara resmi, “Pendusta Ulung” sudah bisa dilantangkan via kanal YouTube resmi jikunsprain.official. Rencananya, versi digitalnya bakal tersaji juga di berbagai platform digital awal bulan depan. (mdy/MK01)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
hazar
Read More

HAZAR: Bukan Sekadar ‘Menghajar Keras’

Menandai pergantian tahun, Hazar letupkan rilisan album debut bertajuk “Minor Dramatic”, yang sarat gaya hardcore dengan irisan metal dan punk.