WAWANCARA EKSKLUSIF dengan BEARTOOTH: “Saya Ingin ‘Below’ Menjadi Album yang Heavy!”

Oleh @mudya_mustamin Album studio keempat milik unit heavy rock asal Columbus, Ohio (AS) yang bertajuk “Below” (Red Bull Records), hari ini terlampiaskan ke publik. Memuat 12 amunisi lagu yang disebut-sebut Caleb Shomo – vokalis sekaligus otak utama di balik konsep musik Beartooth – sebagai karya rekaman yang benar-benar sesuai dengan yang ia harapkan secara keseluruhan. 

Lewat Debut “Discourse”, F.R.A.N.K Rambah Ranah Metal

“Meskipun terdiri dari tiga personel, kami sepenuhnya tidak memiliki niat menjadi seperti Nirvana atau band grunge lainnya. Bahkan sebenarnya, musik kami sekarang banyak terinspirasi dari band legenda seperti Metallica dan Megadeth!” Sebuah klarifikasi yang sangat tebal dari unit hard rock asal Bandung ini, demi menghindari salah paham terhadap konsep musikalnya. Karena memang – seperti yang

“Persetan”, Amarah Black Sabbath dalam Raungan BAD PREACHER

Nama band asal Semarang, Jawa Tengah ini dipilih karena para personelnya ingin merepresentasikan diri mereka sebagai pengkhotbah yang menyampaikan suatu kenyataan buruk yang terjadi dalam sosial. Bad Preacher menebarkan lirik-lirik yang bertemakan keresahan dan kritik sosial. Lalu unek-unek itu dikumandangkan lewat buncahan musik berhawa amarah yang terinspirasi Black Sabbath. Pada awal Februari 2021, konsep tersebut

EMDISI Lebarkan Jangkauan Heavy Rock di Single “Hegemoni”

Energi untuk tetap bisa memanifestasikan sebuah perlawanan dalam sebuah bentuk lagu akan selalu hidup dan tak pernah mati. Itu tekad unit heavy rock asal Bandung ini, saat memutuskan menggarap dan merilis single rekaman terbarunya, “Hegemoni”. Lagu ini juga sekaligus diproyeksikan sebagai salah satu amunisi menuju peletupan album mini (EP) ketiga Emdisi, setelah “Enigmatic” (2016) dan

Bereksplorasi dan Berdinamika, Target Baru DIVIDE

“Lagu ini bakal terdengar sangat berbeda apabila dibandingan dengan lagu-lagu kami sebelumnya, bukan hanya karena minimnya scream dan tempo yang relatif pelan, tapi karena di sini kami merasa berhasil mengawinkan dengan baik antara lirik dan juga musik, dimana semestinya pesan dari lagu lebih mudah tersampaikan.” Kalimat dari Divide di atas mengklarifikasi konsep musikal single baru

SYSTEM OF A DOWN Rilis Dua Single Baru untuk Kemerdekaan Artsakh

Penantian publik metal yang mendambakan karya baru dari unit cadas asal California, AS ini akhirnya menemui ujungnya. Dua komposisi baru sekaligus bertajuk “Protect the Land” dan “Genocidal Humanoidz” mendadak diletupkan ke udara pada 5 November 2020 lalu, setelah selama 15 tahun mengalami kevakuman.  Tapi rupanya, kesibukan serta drama sarat ego yang melatarbelakangi sulitnya vokalis Serj

HESTRAIGHT: “Kami Suka Sound Berat, Padat dan Lugas!”

Usai menjalani masa vakum pasca kehilangan dua personel mereka, plus terhadang masa pandemi Covid-19, kini unit stoner rock/heavy metal asal Gowa, Sulawesi Selatan ini menyatakan siap untuk kembali mengibarkan eksistensinya di ranah musik keras. Hasilnya sebuah demo self-titled mereka luncurkan sejak 22 Oktober 2020 lalu secara independen. Dirilis dalam format fisik (CD) yang dipaketkan dengan

LIARLIAR: “Kami Terinspirasi Semangat Kelompok Penerbang Roket.”

Lewat perilisan single perdananya, “Masa Muda Sia-Sia”, unit alternative rock asal Bekasi ini secara resmi meletakkan batu pertamanya menuju perilisan album mini (EP) debutnya yang rencananya segera dirilis. Tentang lirik “Masa Muda Sia-Sia” sendiri bercerita tentang pemuda yang banyak menghabiskan masa mudanya hanya untuk kesenangan sesaat. Proses rekaman “Masa Muda Sia-Sia” dimulai Liarliar sejak awal

‘Panggilan Kehampaan’ KLIF di Single “Call of the Void”

Lewat single terbarunya itu, unit rock bernuansa lawas asal Yogyakarta, Klif terpanggil untuk menyatakan keberadaannya, bugar dan menolak tergolek tanpa karya meski pandemi membuat industri dan skena musik di Indonesia babak belur. Sebelumnya, Klif yang diperkuat formasi Kaka Fajar Permana (bass), Satya Windriya (vokal/gitar), Gabriel Garda (gitar) dan Dennis Eliezer (dram) sempat vakum selama dua

“The Mighty One” dan Keunikan Stoner Rock WHITE HOVSE

Karena menganggap genre heavy/stoner rock terbilang cukup kolot saat ini, namun sekaligus juga unik, unit rock asal Tasikmalaya ini pun memutuskan menganutnya.  “Unik saja untuk kami kalangan muda. Disamping keunikan dan gaharnya genre satu ini, kami merasa nyaman untuk memainkan, mendengarkan dan berniat terus berkarya dengan membuat lagu mengusung genre heavy/stoner rock. Selain itu, khususnya

Sosok ‘Setan’ di Single Debut TRAGEDI BERISIK

Unit heavy rock pendatang baru asal Bandung yang ‘akrab’ dengan narasi kegelisahan ini akhirnya merilis single pertamanya, berjudul “Intrum” pada 21 Agustus 2020 lalu. Di lagu ini, Tragedi Berisik menyari berbagai pengaruh dari beberapa genre yang berbeda seperti hardcore, stoner, punk, black metal, dan hard rock dan meleburnya jadi satu kesatuan. Dengan musik yang cukup

Bantingan SOUND OF THE BROKEN dari Segala Sisi

“Kami dan produser kami mendeskripsikan ‘Perihal Bangsa’ sebagai track rock yang cukup keras dikarenakan gitar dan permainan dram yang membanting semangat secara mood.” Pernyataan di atas dilontarkan Sound of the Broken, unit keras belia yang merambat dari kawasan Bintaro, Jakarta, tentang single “Perihal Bangsa” yang mereka rilis pada pertengahan Agustus 2020 lalu.  Sisi keras band

LARUNG Tiupkan Mantra Sihir di Debut “Calonarang”

Seperti tumbuhan yang menjalar liar tanpa pengasuh, band asal Tangerang ini pun kurang lebih demikian. Membiarkan imajinasi dan gagasan-gagasannya menjulur jauh menyeberang pagar. Tidak ada lagi genre spesifik yang dikiblatkan, selain menitikberatkan musiknya dalam satu remasan distorsi bising, gebukan dram yang agresif, serta ciri alunan vokal yang melodius. Seperti yang teramu di single debutnya yang

THE HAULER Dedikasikan “Tagara” untuk Dunia Motor

Dunia motor dan musik rock adalah pasangan serasi. Keduanya memancarkan aura kegagahan, nyali dan distorsi. Dan dua dunia itulah yang digeluti dan dipadukan sekaligus oleh The Hauler, trio heavy rock asal Lembah Palu, Sulawesi Tenggara ini. Pada 17 Juli 2020 lalu, mereka merilis single berformat instrumental bertajuk “Tagara”, yang dipersembahkan khusus sebagai lagu tema resmi

BLACK VEIL BRIDES Rilis “Re-Stitch These Wounds” via Sumerian Records

Rencana yang dicetuskan unit rock asal California, AS ini tahun lalu, yakni merekam ulang album debut “We Stitch These Wounds” untuk merayakan 10 tahun perilisannya akhirnya benar-benar diwujudkan. Tepatnya pada 26 Juni 2020 mendatang, hasil olahan ulang yang diberi judul “Re-Stitch These Wounds” tersebut bakal dirilis via label Sumerian Records. “We Stitch These Wounds” sendiri

Mitos Heavy Rock dalam EP Debut HAVMAND

Walau terkendala domisili, dimana salah satu personelnya berada di kota berbeda, namun akhirnya trio heavy rock asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini berhasil merampungkan dan merilis album mini (EP) debutnya, yang bertajuk “Mythology”. Butuh waktu dua tahun bagi Havmand untuk bisa mewujudkan perilisan “Mythology” tersebut, terhitung sejak Iqbal Tawakkal (vokal/gitar), Yepi Setiadi (bass) dan Yogi Kurniawan

27ROUTES Ulas Tragedi Xinjiang di Single “Reedukasi”

Menyebut band-band rock dan metal dunia seperti Extreme, Audioslave, Dorje serta jagoan rock lokal, .Feast sebagai sumber inspirasi, unit rock asal Jakarta ini pun melampiaskan kreativitasnya lewat single debut bertajuk “Reedukasi”. Sebuah lagu yang menceritakan tentang kebebasan suatu pihak yang direnggut oleh pihak lain lewat kekerasan dan paksaan. “Lagu ini terinspirasi dari kejadian yang tidak

Di “Rekam Persuasif”, STINGHAZE Buktikan Rock Tidak Mati

“Rekam Persuasif” akhirnya dihadirkan Stinghaze sebagai kumpulan beberapa karya single yang sudah dirilis sebelumnya, plus lagu baru. Totalnya ada lima komposisi yang menyesaki album mini (EP) tersebut, yakni “Distorsi”, “Genosida”, “Intrik”, “Bungkam” dan “Gusar”, dan keseluruhan kini bisa dinikmati via berbagai layanan musik dengar (streaming) seperti Spotify, Apple Music, iTunes, Joox, Deezer, Soundcloud, Bandcamp dan