Browsing Tag
heavy rock
112 posts
J-ROCKS: Pekik “Merdeka” yang Agresif
Jelang perayaan delapan dekade hari kemerdekaan Indonesia, J-Rocks menjadi salah satu band rock yang terlibat di proyek album kebangsaan “10 Windu Indonesia”.
EDANE: Tiga Dekade Album “Jabrik”
Menyambut usia perilisan 33 tahun, akhirnya album kedua Edane, “Jabrik” dihadirkan kembali oleh label Aquarius Musikindo. Kali ini ke platform digital.
JAPA MANTRA: Rapalkan Mantra Rock Indonesia
Atas keinginan menghidupkan jiwa rock klasik, Japa Mantra rilis album debut “Mantra I” yang rangkum kontradiksi kehidupan dalam distorsi era 70-80-an.
BANGKAR: Perubahan Baru di Album “Speed Bastard”
Di album keduanya, “Speed Bastard”, Bangkar menargetkan terapan formula musikal yang berbeda dibanding album debutnya. Lebih solid sekaligus presisi.
VOICE OF BACEPROT: Siap Gempur Copenhell 2026
Setelah serangkaian penampilan di berbagai festival dan panggung dunia, Voice of Baceprot kembali beraksi, bakal pentas di festival bergengsi Copenhell 2026.
SPOLENK: Sudahi Hibernasi dan Rilis “Come On”
Satu lagi wajah lama di skena musik keras bangkit dari tidur lelapnya. Spolenk yang dibentuk pada 1993 silam aktif lagi dan langsung rilis album.
ESH: Semburan Kritis Tanpa Kompromi
Akhirnya ESH rangkum keresahannya akan realitas pahit di sekelilingnya dalam bentuk protes legal di album mini (EP) debut “Ritus Mesin Terakhir”.
REGU PEMBURU: Membunuh dari Dalam
Di amunisi terbarunya, “Labirin Pikiran”, Regu Pemburu mengungkap problema insomnia yang terus berulang setiap malam, yang terasa nyata dan liar.
SERINGAI: Fakta Kelam di Balik “IV: Anastasis”
Usai masa berkabung selama setahun, Seringai rilis album baru dan siap kembali melibas berbagai panggung. Tapi kali ini, banyak kisah kelam di baliknya.
HESTRAIGHT: Menajamkan Kemarahan Jenderal One
Demi menggaungkan kembali keresahan akan tindakan rasisme yang menjadi-jadi, Hestraight mendaur ulang lagu “Rasickme” dengan sentuhan baru.
ESH: “Kami Malas Bersaing dengan Band Metal!”
Unit cadas baru bernama ESH, dihuni musisi-musisi lama, namun bertekad memberi gairah baru di garapan musiknya, lewat karya lagu debutnya.
SERINGAI: Menghantam Lebih Keras
Lewat muntahan “Sejati” | “Senarai Feses”, Seringai menolak runtuh. Nyalakan sinyal album baru, dengan dukungan kekuatan segar di lini gitar.
IGMO: “Kami Melampaui Hard Rock Konvensional.”
Berjudul “Absurd, Artificial, Potential”, IGMO terapkan formula rock berkontur heavy metal yang beradu dengan pelog Jawa di album keduanya itu.
THIRD STATE: Sintesa Heavy Rock x Retro Pop
Konsep rock yang diraungkan Third State di lagu barunya, diibaratkan musik keras yang memakai tuksedo, namun menghunus pisau di punggungnya.
DIMENSION SEVEN: “Grunge Medium yang Paling Jujur!”
Dengan karakter musik gelap, emosional sekaligus sarat energi, Dimension Seven perdengarkan karya album rekaman debutnya, “Black Side”.