Peluncuran “Lepas Kendali”, menjadi lagu rilisan tunggal terakhir yang dipromosikan unit hardcore asal Makassar, Sulawesi Selatan ini. Selanjutnya, Martil segera mengarahkan konsentrasi ke album mini (EP) yang diharapkan bisa rampung tahun ini juga. Sebelumnya, band yang mulai menancapkan eksistensinya pada Desember 2022 lalu ini telah meletupkan dua amunisi panas bertajuk “Hardcore Brotherhood” pada 31 Desember 2022 serta “Now It’s Time” pada 12 Mei 2023.
“Lepas Kendali” yang diedarkan via label rekaman independen Remains Records tersebut merupakan lagu yang menjadi dasar dari konsep musik yang membentuk identitas Martil, jauh sebelum terciptanya “Hardcore Brotherhood” dan “Now It’s Time”. Lagu tersebut menandai awal mula perjalanan musik Martil, yang menghadirkan perpaduan nuansa old-school dengan sedikit pengaruh beatdown. “Lepas Kendali” merangkum proses yang membentuk atmosfir bela diri Martil saat ini.
Muntahan lirik di lagu “Lepas Kendali” menceritakan sebuah perayaan untuk menerima jati diri, terlepas dari tren yang sedang berlangsung. Di sini, Martil mengedepankan gagasan bahwa menjadi diri sendiri adalah pilihan utama, tanpa terpengaruh oleh idola dan tren masa kini. Dalam menghadapi tekanan-tekanan seperti itu, pesannya jelas: ‘Bunuh saja Idola Anda!’
.
.
Para personel Martil, yakni Nur Fatwa Hidayat aka Pawa13 (vokal), Dedi Rifaldy Kaimuddin aka Alben (dram), Hariadi R. aka Ragil (gitar) dan Andi Yudhistira aka Yudish (bass) menggodok “Lepas Kendali” hanya dalam waktu sekitar satu bulan. Mulai dari musik, lirik hingga masuk dapur rekaman yang dieksekusi di studio rumahan Remains Records.
“Nuansa rasa dan aura dalam lagu ini teradaptasi dari pengaruh old-school hardcore dengan beat yang cepat ala (band) Terror dan nuansa beatdown dari pengaruh Pain of Truth serta Pay No Respect yang cenderung membedakannya dari lagu ‘Hardcore Brotherhood’ serta ‘Now It’s Time’,” urai pihak Martil kepada MUSIKERAS, mengungkap formula musiknya.
Selain yang sudah disebutkan di atas, Martil juga menyebut band-band hardcore asal AS seperti Hatebreed, Lionheart serta Crowd Deterrent sebagai sumber inspirasi dan ide-ide musikalitasnya.
Saat ini, Martil sedang menggarap tiga materi lagu tambahan untuk menambah daya ledak EP debut mereka mendatang. Tentunya dengan “Lepas Kendali” sebagai fondasi utamanya. (aug/MK02)
.
.
1 comment