Menemukan pasangan individu yang pas dalam dalam urusan rasa dan selera memang tidak mudah. Sulit diprediksi. Tapi dua musisi yang tergabung dalam proyek Arya Novanda & The Krankers ini berhasil menemukan jalan itu. Setidaknya itu yang mereka tunjukkan di rilisan rekaman tunggal bertajuk “Click The Link” yang baru saja dilepas ke publik musik Tanah Air.
Adalah Noor Kamil – yang menggunakan nama The Krankers – yang menulis lagu tersebut, sekaligus ikut mengeksekusi isian vokalnya. Ia lalu berkolaborasi dengan Arya Novanda yang merupakan sosok vokalis dan gitaris blues dan rock yang sudah lumayan diperhitungkan eksistensinya. Mereka bertemu secara tidak sengaja dan seketika menghasilkan sebuah komposisi yang disesaki kombinasi elemen rock, punk, grunge hingga blues, yang kebetulan merupakan selera mereka berdua.
“Berawal dari Kamil dan Arya yang ingin membuat (musik) rock and roll besar kembali, dan ingin memberi manfaat dan menghibur kalian semua dan diri sendiri. So, mari bersenang-senang dengarkan musik kami,” seru Arya kepada MUSIKERAS, mengungkap latar belakang kelahiran proyeknya itu.
“Kami nggak sengaja ketemu, di media sosial,” timpal Kamil memperjelas. “(Kami) coba ketemuan ngobrol-ngobrol, ternyata punya interest yang sama, yaitu rock. Terutama rock era 90-an dan 70-an, alternative, grunge, punk dan sebagainya. Kenapa rock? karena rock adalah salah satu lambang kebebasan, dan kayaknya gue yakin di setiap jiwa semua orang terselip unsur rock, hahaha!”
Mungkin, rock di jaman sekarang tidak seperti yang disukai oleh banyak orang di jaman lampau. Tapi Arya dan Kamil ingin tetap mencoba menyajikan kejujuran mereka tersebut lewat musik. Jujur dalam artian apa adanya. “Semoga teman-teman bisa menikmati dan suka dengan sajian kami ini,” cetus Kamil berharap.
Singkat cerita setelah pertemuan itu, Arya dan Kamil langsung menggarap “Click The Link”, dalam waktu yang terbilang singkat. “Tak lebih dari sebulan, proses rekaman live tanpa menggunakan metronom, all out energy, attitude and rock and roll,” ujar Arya meyakinkan.
Urutannya, Kamil menyerahkan demo kasar kepada Arya, yang hanya berisi gitaran dan vokal. Ternyata, Arya juga sangat menyukai rock 90-an, yang menjadi inti dari lagu karya Kamil. Arya yang dibantu oleh dramer Samuel Paul Gerald serta bassis Febriansyah Nurachman lalu mengajak Kamil untuk jamming, lalu selanjutnya meracik aransemennya untuk kebutuhan rekaman. Sejak awal, mereka langsung sepakat untuk merekamnya secara live agar lebih terasa vibe keliaran lagunya.
“Saat rekaman di studio Masak Suara, cuma dua kali take, langsung dapet. Mungkin karena vibe dan musik yang menginspirasi kami sama ya, jadi berasa langsung klik. Lanjut take vokal di Earspace bersama Rhesa Aditya. Itu nggak nyampe dua jam langsung bungkus. Mungkin karena kami sudah tahu apa yang kami mau atau bayangkan, jadi ngalir aja.”
.
.
Dari segi musikal, Arya dan Kamil mendeskripsikan konsep musiknya dengan kalimat ‘set to redefine rock and roll’ lewat lagu “Click The Link” tersebut. Dalam bahasa Arya, pernyataan itu menegaskan bahwa seluruh yang mereka mainkan itu adalah kejujuran dan emosi. Seperti mendiang gitaris legendaris Jimi Hendrix.
“Kami ngggak yang membaca musik. Secara keseluruhan kami apa adanya, seperti diri kita sendiri dengan dasar percaya diri dan musik esensi dan positivity,” ucap Arya.
“Sebenarnya ini dikarenakan kami banyak mendapatkan pengaruh dari musik rock era 70aan, akhir 80-an dan 90-an. Terutama hard rock, punk, garage dan grunge, serta mungkin sedikit blues. Secara nggak sadar ternyata kami menyampurkan semua elemen musik tersebut. Bahkan pada saat nulis lagu, (kami) coba masukin kord ternyata enak, lalu masukin notasi nada juga enak dan berasa bebas. Intinya, kami mencoba sejujur mungkin dalam membuat musik yang kami suka, ternyata yang keluar rock n roll vibe, hahaha! Jadi bukannya kami pikirin harus begini atau begitu. Pada saat mixing pun berdiskusi sama mas Rhesa, kami mencoba menyajikan hal yang fresh tapi tetap jiwa rocknya berasa. Intinya ngalir aja dan menyajikan apa adanya.”
Pada saat meracik komposisi dan aransemen “Click The Link”, baik Arya maupun Kamil sama-sama mendengarkan atau terasuki banyak referensi serta inspirasi. Arya misalnya menyebut, selain kejujuran, ia juga menyimak band-band seperti Nirvana, Motorhead, Stone Temple Pilots, Smashing Pumpkins hingga pahlawan rock lokal, Duo Kribo sebagai acuannya. Sementara Kamil menyebut Guns N’ Roses, Metallica, The White Stripes, Black Keys hingga Red Hot Chilli Peppers sebagai band-band yang sedikit banyak memberi pengaruh.
Kini, “Click the Link” sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital sejak 25 Oktober 2023 lalu. Sejauh ini belum ada rencana lanjutan dari kolaborasi tersebut, namun Kamil menyebutkan sudah ada beberapa materi tambahan yang sedang ia siapkan. (mdy/MK01)
.
.