Browsing Tag
band jakarta
559 posts
ARMIA AND THE SHADOWS: Dari Panggung Metal ke Dunia Sinema
Masa hiatus band metal Purgatory, membuka ruang ekspresi baru bagi gitarisnya, yang kini rakit dunia sendiri lewat Armia and the Shadows.
ESH: Semburan Kritis Tanpa Kompromi
Akhirnya ESH rangkum keresahannya akan realitas pahit di sekelilingnya dalam bentuk protes legal di album mini (EP) debut “Ritus Mesin Terakhir”.
REGU PEMBURU: Membunuh dari Dalam
Di amunisi terbarunya, “Labirin Pikiran”, Regu Pemburu mengungkap problema insomnia yang terus berulang setiap malam, yang terasa nyata dan liar.
WAIT: Ada ‘Kejutan’ Setelah “Beautiful Lie”
Empat karakter dan energi berbeda, yang sama-sama keras kepala soal musik berkolaborasi melahirkan WAIT, entitas baru yang eksploratif dan eksplosif.
BLESS THE KNIGHTS: “Kami Semakin Solid!”
Lewat lagu terbarunya, Bless The Knights bakar semangat baru dengan fondasi yang semakin kuat. Fase yang mereka sebut lebih tajam dan berbahaya.
SERINGAI: Fakta Kelam di Balik “IV: Anastasis”
Usai masa berkabung selama setahun, Seringai rilis album baru dan siap kembali melibas berbagai panggung. Tapi kali ini, banyak kisah kelam di baliknya.
TENGKORAK: Dibangkitkan untuk Mengutuk Zionis
Kemungkaran atas invasi zionis di Palestina yang kian membabi buta menjadi salah satu alasan kuat bagi Tengkorak untuk bangkit dan kembali berorasi.
DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang
Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
UNDIMENSION: Kini Death Metal yang Sinematik
“Dogma Karsa Petaka”, rilisan tunggal terkini Undimension menjadi penanda penting menuju peluncuran album penuh perdana mereka, “Imperium Manifestopia”.
COCKPIT Menolak Punah, Dilanjutkan COCKPIT+
Band rock cover version yang konsisten sejak terbentuk awal era ’80-an, Cockpit kini berinkarnasi lewat penerus biologisnya, Cockpit+.
ESH: “Kami Malas Bersaing dengan Band Metal!”
Unit cadas baru bernama ESH, dihuni musisi-musisi lama, namun bertekad memberi gairah baru di garapan musiknya, lewat karya lagu debutnya.
SERINGAI: Menghantam Lebih Keras
Lewat muntahan “Sejati” | “Senarai Feses”, Seringai menolak runtuh. Nyalakan sinyal album baru, dengan dukungan kekuatan segar di lini gitar.
CLOWNSUFFER: Energi dan Sikap Modern Metalcore
Rilis “Drag Me Out”, Clownsuffer tancapkan eksistensi debut di ranah modern metalcore, terapkan konsep kolaboratif, bukan hanya tentang musik.
NONSTOP: “Terlalu Bosan Jika Hanya Berdistorsi!”
Entitas baru Nonstop membawa misi mengembalikan kejayaan rock dengan sentuhan harmoni yang dalam, yang diantarkan lewat konsep anonymous.
ABG: Kolaborasi ‘Kusut’ OMBAGS + Personel SUPERGLAD
Sambil siapkan sebuah album, trio ABG kembali memanaskan ‘kegilaannya’ lewat lagu rilisan tunggal keempat, “Negaraku Dimataku” yang ngepunk abis!