Ruang Gelap dan Cerita Horor di Single MATTERPRETATION

Terlibat di tiga proyek band yang keseluruhan tergolong berkontur cadas, yaitu D’Ark Legal Society, Down For Life dan Pentagressive membuat Mattheus Amadeus Aditirtono merasa perlu sedikit bergeser ke luar garis untuk menyalurkan ekspresi egonya sendiri sebagai musisi. Dan kini, hasil dari kesendiriannya telah menelurkan sebuah single baru bertajuk “In a Dark Room”. Sebelumnya, pada 2020

GETAH Cetuskan “Aigre-doux” dengan Benturan Juxtaposition yang Kasar

Eksplorasi tanpa sekat kembali menjadi urat nadi karya single terbaru veteran goth/industrial eksperimental asal Jakarta Selatan ini. Selain itu, semburan kalimat yang membangun departemen lirik juga dibuat lebih ‘nampar’, seperti yang sudah bisa didengarkan lewat single terkini Getah, yang berlabel “Aigre-doux”. Kepada MUSIKERAS, mereka – Peter ‘Mekel’ St. John (gitar), Marcel ‘Acel’ Wetik (bass), Alfa

ATAVISTI Lampiaskan “Nyana”, dengan Warna Putus Asa yang Kejam

Walau sempat merilis single debut bertajuk “Nona di Ujung Sana”, namun kelompok rock eksperimental bernuansa teatrikal asal Yogyakarta ini merasa perlu menegaskan bahwa pada awalnya mereka lahir dari sebuah pementasan teatrikal berjudul “Gugat Dewi” pada Mei 2018 lalu, dimana Atavisti berkolaborasi dengan Teater Selasar, unit teater mahasiswa di Yogyakarta. Di momen itu, kedua pihak sepakat

SENGAT Luncurkan “Morphia” yang Berbisa dan Eksploratif

Ramuan musik eksperimental yang berkadar avant-garde menjadi ujung tombak band baru asal Jakarta ini. Formulanya condong ke musik metal, namun dibiarkan terbuka bebas terhadap segala pengaruh atau rangsangan tone dari genre lain di luar ranah metal, seperti classic, rock, blues, bahkan ke jazz. Sederhananya begini; jika menyukai karya-karya dari Mike Patton, Mr. Bungle atau Fantomas,

THE MELTING MINDS Rapalkan Kisah Epik Legenda Kejawen

Unit rock asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini merupakan kelompok eksperimen imajinasi, yang baru saja merilis single keduanya, berjudul “Possessing The Witch” melalui label independen mereka sendiri, Boneless Records. Sebelumnya, band yang tercipta dari ketidakaturan yang teratur pada 2020 lalu, oleh vokalis dan gitaris Slinky Bones, gitaris Ahmad Tubagus, multi-instrumentalis Dhandy Satria, bassis Restu Prabawa, synth/singer

Cara ‘Metalhead’ ETHNOISM Menghargai Musik Leluhurnya

Bagaikan pasar malam yang berkecamuk di kepala Satria Yulian dan Bayu Roots, duo musisi metalhead asal Bogor ini mencoba menengok warisan leluhurnya, mengeksplorasi ide-ide yang mengacu pada pelestarian bebunyian dari alat musik tradisional. Lewat sebuah entitas bernama Ethnoism, Satria dan Bayu merilis album mini (EP) bertajuk “The Rhythm Of Life”.  Ethnoism merupakan proyek solo musik

Gone Is Gone, Supergroup Rock Baru

Tren “supergroup” sepertinya terus bergulir. Satu lagi yang akan menggebrak awal tahun depan adalah Gone Is Gone, sebuah band rock beratmosfir eksperimental yang dibentuk oleh kolaborasi bassis Troy Sanders (Mastodon), gitaris Troy Van Leeuwen (Queens of the Stone Age), dramer Tony Hajjar (At the Drive-In) dan musisi multi-instrumentalis, Mike Zarin. Kini mereka telah memasuki tahap