Browsing Tag
post hardcore
188 posts
HALFWAY TO THE GRAVE: “EP ‘Resurrection’ Simbol Kebangkitan Kami”
Setelah vakum selama delapan tahun untuk mencari jati diri, Halfway to the Grave akhirnya kembali berkoar lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
DROP INSIDE: “Kami Terdengar Fresh di Skena Metalcore”
Unit metalcore Drop Inside kembali muntahkan emosi liarnya lewat lagu baru, “Redam Amarah”, yang berkonsep metalcore pemicu adrenalin.
BLOOD THE FACE: Kesedihan dalam Distorsi
Babak baru dalam perjalanan karier Blood the Face ditegaskan lewat “Sorrow”, lagu baru tentang depresi untuk menyongsong album.
TEARS DON’T LIE: Atmosfer Emo dari Kota Batik
Pada 11 Januari 2025 lalu, Tears Don’t Lie resmi melepas karya lagu tunggal debutnya, “Alone” yang merupakan refleksi perjalanan emosional.
THERAPY SESSION: “Formasi ‘Limerence’ Paling Klop.”
Usai melepas lima lagu rilisan tunggal dalam kurun waktu dua tahun belakangan, akhirnya Therapy Session berhasil merilis album penuhnya.
SIDELINE: Heavy tapi Pop, atau Pop tapi Heavy?
Lewat album mini (EP) debutnya yang berjudul “Relapse”, Sideline menyuntikkan kegurihan pop ke dalam komposisi rock yang garang.
ALONE AT LAST Daur dan Rilis Ulang EP “Sendiri Vs Dunia”
Alone At Last tiupkan nyawa baru di album mini (EP) pertama mereka, “Sendiri Vs Dunia” yang pernah dirilis pada 12 Juni 2004 silam.
Rilisan Baru UNDERINVECTION Bukan Hardcore Standar
Di lagu barunya yang berjudul “Arindama”, Underinvection menyusupkan elemen-elemen post-hardcore, metalcore hingga deathcore.
BLISS REMAINS Luapkan Konsep Post-Hardcore Bernuansa Elektronik
Tak lama setelah perilisan album “Katarsis”, kini Bliss Remains kembali melepas karya terbaru, dimana distorsi post-hardcore dibaluri sentuhan synthesizer.
Rilis Album, IF I DIE TOMORROW Tolak Mati
Setelah ‘terkubur’ selama hampir dua dekade, akhirnya karya rekam If I Die Tomorrow berhasil dihidupkan, dirangkum dalam sebuah album penuh.
THE JEMS Tak Ingin Didikte, Lampiaskan EP yang Merdeka
Kali ini The Jems benar-benar tidak pasang barikade terhadap genre apa pun di EP tersebut. Bebas dari ekspektasi pendengar, merdeka dari trend pasar.
THERAPY SESSION Rilis “Candala”, Babak Baru ‘Kegelapan’
“Candala” merupakan perkenalan untuk formasi serta konsep musik baru Therapy Session yang lebih fresh. Sekaligus menjadi jembatan menuju album penuh.
BLISS REMAINS Pertajam Musiknya di Album “Katarsis”
Akhirnya, sebuah album beramunisikan 12 lagu dimuntahkan Bliss Remains. Dua lagu lamanya, “Home” dan “Secret Wounds” juga disertakan kembali.
THIRTEEN Visualisasikan Konflik Batin di “Langkah”
Warna merah menjadi highlight yang menguatkan visualisasi lagu Thirteen ini, yang disajikan bersama entakan tempo yang memacu adrenalin.
“Hopeless” Mengonsep Ulang Wajah BLOOD THE FACE
Usai mengeset ulang formasinya, unit post-hardcore asal Cikarang, Bekasi, Blood The Face akhirnya bisa memulai kembali agresinya di…