“ROCK IN SOLO” Dipastikan Digelar pada 18 Desember 2021

“Acara ini mungkin bisa dikatakan sebagai event musik keras pertama di era pandemi yang bisa dibilang resmi, di luar acara-acara yang berskala gigs!” Pernyataan tebal yang sarat optimistis di atas dilontarkan oleh pencetus “Rock in Solo” Stephanus Adjie, mengenai penyelenggaran festival musik cadas tersebut yang kembali siap digelar setelah kekosongan akibat hantaman pandemi. Dipastikan –

CRASHEAD: “Covid-19 Menghancurkan Rencana Kami!”

Meleburkan keberingasan oldskool hardcore dengan distorsi berat black metal serta riff thrash metal menjadi benang merah garapan musik unit hardcore asal Solo, Jawa Tengah ini. Konsep itulah yang bakal mendominasi album mini (EP) debutnya, yang saat ini tengah digarap Crashead. Rencananya, karya rekaman garapan formasi Ari Fajar Yunanto (bass/vokal), Thomas Suryo Aji (gitar), Yusi Ridho

Lewat Metalcore, INFUSION Ingatkan Tragedi Mei 1998

Terbentuk di tengah meredupnya skena metal di Kota Bengawan, Surakarta (Solo) pada Maret 2017 lalu, tak terasa unit metalcore ini sudah berhasil menelurkan tiga single dinamis. Setelah “Bungkam” dan “Tirani Fantasi”, kini Infusion kembali meletupkan karya rekaman terbaru bertajuk “Menolak Lupa”. Sebuah single yang menyuarakan tentang perjuangan. Lirik “Menolak Lupa” berlatar belakang tragedi kerusuhan Mei

EDEN ADVERSARY Hujat SARA Lewat Distorsi Symphonic Deathcore

Fenomena rasisme terhadap suku, ras, agama dan antar golongan – atau biasa disingkat SARA – yang kini menjadi realita di masyarakat dunia, telah dijadikan pijakan proses kreatif Eden Adversary, unit symphonic deathcore asal Kota Solo dalam berkarya. Baru-baru ini mereka melampiaskan protesnya lewat single bertajuk “Blood Aversion” yang merupakan interprestasi dari kebencian dan keengganan yang

DOWN FOR LIFE Serukan Mantra Spiritual Akhir Tahun

Tepat 25 Desember 2019 lalu, mesin perang metal dari kota Solo ini kembali menghantam lewat single baru bertajuk “Mantra Bentala”. Sebuah hadiah Natal bagi Pasukan Babi Neraka – sebutan untuk para penggemar Down For Life dan metalhead umumnya – yang diletupkan berselang dua tahun sejak perilisan album mini (EP) “Menantang Langit” dalam format piringan hitam

DOWN FOR LIFE Menyongsong Perang Bavarian

Menyuguhkan tampilan visual spesial plus konsep yang baru pertama kali mereka terapkan di panggung, telah membuat Down For Life sukses mencapai singgasana terbaik di babak final “W:O:A Metal Battle Indonesia 2018” (WMBI), yang berlangsung di GTV – Studio 8A MNC Studios, Jakarta pada Jumat, 29 Juni 2018 lalu. Mereka berhak mewakili Indonesia di event Wacken

Hasrat Baru SALAHUDIN AL AYUBI di “Stronghold”

Walau telah menelurkan sebuah album penuh dan sebuah EP, namun baru lewat karya rekaman terbarunya, “Stronghold” yang bakal dirilis pada akhir Mei 2018 mendatang, Salahudin Al Ayubi (SAA) merasa perjalanan karir mereka dimulai. Setelah bertahun-tahun bermusik dan melewati pasang surut dinamika kehidupan, unit metalcore asal Solo, Jawa Tengah tersebut kini merasa jauh lebih siap dan

FUN AS THIRTY, Ketika Para Ayah Menggeber Punk

Punk Is Not Dead! Ya betul! Punk is Dad. Ya betul juga…! Paling tidak buat Fun As Thirty (F.A.T.), unit melodic punk asal Solo, Jawa Tengah. Maklum, para personelnya – Ari Hamzah (dram), Hanton Prasetyo (vokal/gitar), Budi Santoso (gitar) dan Dhimas Satyanggoro (bass/vokal) – sudah berstatus ‘ayah’ atau ‘dad’ dalam bahasa Inggris. Status itulah yang