12 Lagu Emo/Post-Hardcore Terbaik di Mata DIVIDE

“Keduabelas lagu ini merepresentasikan awal mula kecintaan kami terhadap musik ber-genre keras atau sidestream yang melahirkan keinginan untuk bermusik.” Itu alasan utama unit post-hardcore asal Jakarta, Divide yang diungkapkan kepada MUSIKERAS, dalam memilih 12 lagu dari circlepit emo/post-hardcore di artikel ini. Deretan pilihan yang sangat personal tentunya, bukan pilihan absolut yang berlaku untuk semua orang.

‘Kesedihan’ LAST VOICE di Antara Raungan Distorsi Post-Hardcore

Masih berkutat pada lirik sedih, unit post-hardcore/emo asal Kota Udang, Sidoarjo, Jawa Timur ini kembali melanjutkan petualangan kreativitas musikalnya. Sebuah single baru bertajuk “Diantara Duka” telah mereka lontarkan ke berbagai kanal digital. Sebelumnya, Last Voice sudah pernah merilis dua single, yakni “Sad Song” dan “Tenggelam Terluka”. “Lagu ini bercerita tentang seorang remaja yang lebih banyak

THE SUN GOES DOWN: “Kami Berimprovisasi, Emo Bukan Sekadar Emosi.”

Unit alternative/emo rock asal Mojokerto, Jawa Timur ini tengah memanaskan persiapan perilisan album penuh debutnya. Tapi sebelum mendentangkan gongnya, mereka sekali lagi menguatkan sinyal ancang-ancang peluncurannya lewat single baru bertajuk “Querencia”. Sebelumnya, tiga single berjudul “Poison”, “Brighter Days” dan “Our Heart” juga telah diperdengarkan oleh The Sun Goes Down (TSGD) untuk menancapkan eksistensinya di skena

Formasi Baru SOUL OF BROKEN Maksimalkan Emo/Metalcore

Dengan formasi baru, unit emo beraroma metalcore asal Jakarta Timur ini telah memantapkan diri menuju perilisan album mini (EP) pertamanya. Belum ditentukan kepastian tanggalnya, tapi saat ini keseluruhan prosesnya telah rampung, tinggal menunggu proses menuju distribusi di berbagai platform digital. Sebagai gebrakan awal, Soul of Broken pun meluncurkan video musik untuk single terbaru bertajuk “Hopeless”,

SLEEP PARALYSIS Andalkan Persilangan Emo, Rock dan Metal

Karakter yang khas sangat penting dalam mempersiapkan gebrakan awal bagi sebuah band. Dan itu yang diterapkan oleh unit emo rock asal Balikpapan, Kalimantan Timur ini. Saat menggarap single debutnya, “Kembali”, Sleep Paralysis menghabiskan waktu selama kurang lebih setahun untuk memastikan bahwa inilah konsep musik yang mereka inginkan.  “Ide kami pikirkan matang-matang sebelum kami kemas menjadi

EP Debut HL, Terapkan Irisan Emo – Post Hardcore

Satu lagi unit musik keras mencoba menggetarkan kembali daya tarik sub-genre post hardcore/emo ke skena nasional. HL yang berasal dari Jakarta ini baru saja memuntahkan karya rekaman debutnya, berupa album mini (EP) bertajuk “Life Isn’t Love”, yang mereka klaim sedikit berbeda dibanding band-band sejenis yang telah atau sedang beredar saat ini. EP tersebut memuat lima

KILLING ME INSIDE Kembali Bereksplorasi

Unit rock modern Ibu Kota, Killing Me Inside (KILLMS) kembali memasuki sebuah fase baru dalam perjalanan karirnya. Usai berkolaborasi dengan penyanyi AIU dan menghasilkan dua single bertajuk “Fractured” yang dirilis pada Juni 2017 serta “Remnants” pada Mei 2018 lalu, kini mereka menggaet mantan vokalis kelompok nu metal Saint Loco, Joe Tirta. Sebagai pemanasan, pada 7

SUNRISE Kini Diperkuat Vokalis Baru

Terpisah oleh jarak yang cukup jauh adalah salah satu masalah klasik yang kerap dialami oleh sebuah kelompok musik. Dan kondisi ‘long distance’ inilah yang dialami unit emo asal Jakarta Selatan, Sunrise sehingga terpaksa harus melepas vokalisnya, Adri “Dudut” Dwitomo. Dan tepat 1 Mei 2018 kemarin, Sunrise mengumumkan vokalis barunya secara resmi. Dia adalah Danindra ‘Uda’

ALONE AT LAST Berteriak Lantang di Single “Bertahan Melawan”

Unit emo-rock yang cukup lama malang melintang di pusaran indie Tanah Air, Alone At Last (AAL) akhirnya memuaskan dahaga para penggemarnya lewat sebuah single fresh bertajuk “Bertahan Melawan”. Band asal Bandung ini terakhir kali meluncurkan karya single pada 2015 silam yang bertajuk “Korupsi Sampai Mati”. Lewat laman resmi AAL di Instagram, Yas (vokal), Ubey (vokal/bass),

10 Tahun Album “The Black Parade” Dirayakan

Minggu depan, tepatnya 23 September 2016, label rekaman Warner Bros. Records akan merilis album milik My Chemical Romance yang berjudul “The Black Parade / Living With Ghosts (The 10th Anniversary Edition)”. Ya, memang bukan sepenuhnya album baru, tapi merupakan versi reissue dari album “Welcome To The Black Parade” (2006) dalam rangka memperingati 10 tahun perilisannya.