Album Debut SOUND OF MONKEY, Bukan Pop Punk Biasa

Bergelut di genre yang sangat menjamur bisa dibilang menantang. Dibutuhkan kejelian melihat peluang agar bisa terlihat menonjol atau berbeda dibanding lainnya. Strategi itu sepertinya diterapkan dengan cukup matang oleh Sound of Monkey, unit pop punk asal Bandung. Lewat album bertajuk “Rumah Impian” yang baru mereka rilis, olahan pop punk diberi nafas rock serta berbagai bumbu

REDSIX Tergiring Nasib Baik, Rilis “Uproar”

Bergulirnya karir sebuah band acap kali tak terduga. Terkadang benar-benar mengikuti garis nasib. Kurang lebih seperti itu yang dialami band pop-punk belia RedSix ini. Berawal sebagai bahan untuk syarat kelulusan di sebuah institut teknik audio di Australia, RedSix akhirnya berhasil mengantongi modal sebuah album penuh plus tekad untuk serius menggulirkan RedSix secara lebih serius. Para

“Skinny Dipping” Siap Lejitkan STAND ATLANTIC

Walau baru berusia kurang lebih empat tahun, namun Stand Atlantic, sebuah trio rock asal Sydney, Australia, langsung berhasil menarik perhatian dunia Internasional. Ketika mereka baru bermodalkan dua album mini (EP) bertajuk “A Place Apart” (2015) dan “Sidewinder” (2017), Stand Atlantic telah berhasil mendapatkan kesempatan menjalani tur internasional bersama band-band rock bernuansa pop punk elit seperti

SERINGAI, ILP dan PEE WEE GASKINS Juara di AMI AWARDS 2018

Penyelenggaraan malam puncak penyerahan penghargaan Anugerah Musik Indonesia / AMI Awards 2018 untuk insan musik Indonesia semalam, 27 September 2018, telah mencetuskan lima pemenang dari lima kategori di ranah musik keras. Di kategori “Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi Rock Terbaik” menghasilkan nama yang cukup mengejutkan. Pee Wee Gaskins dinyatakan sebagai pemenang, alias berhasil menyingkirkan pesaingnya, nama-nama yang terbilang cukup

ROCKET ROCKERS dan BLESS THE KNIGHTS Invasi Asia

Walau baru saja kembali didera kehilangan personel, tapi bukan berarti roda karir ikut melambat. Itu yang sangat diyakini dedengkot pop punk asal Bandung, Rocket Rockers. Tiga penghuninya saat ini, yakni Aska (vokal/gitar), Bisma (bass/vokal) dan Ozom (dram) tak mau tinggal diam, dan langsung menancapkan sejumlah rencana besar. Salah satunya adalah menggelar tur di Jepang. Pihak

NEW FOUND GLORY: Penggemar Adalah Segalanya

Sekitar dua minggu lalu, sebuah video musik terbaru bertajuk “Call Me Anti-Social” diluncurkan oleh salah satu band pionir pop punk dunia, New Found Glory (NFG). Lagu tersebut dicomot dari album terakhir mereka, “Makes Me Sick Again” yang baru saja dirilis ulang oleh Hopeless Records dalam format deluxe edition. “Makes Me Sick Again” sendiri – yang

Ditinggal LOWP, Ini Rencana ROCKET ROCKERS Selanjutnya

Ya betul, Rocket Rockers kembali kehilangan personelnya. Seperti yang sudah banyak diberitakan berbagai media, terhitung sejak 22 Mei 2018 lalu, gitaris Rizki “Lowp” Fahdli sudah menyatakan pengunduran dirinya dari formasi salah satu unit pop punk senior asal Bandung tersebut. Jadi kini, Rocket Rocekrs tinggal menyisakan tiga orang, yakni Aska Pratama (vokal/gitar), Bisma Aria Nugraha (bass)

LAST YEAR Wujudkan Kolaborasi Bali – Jawa Timur

“Suatu hubungan yang baik pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik juga.” Pernyataan yang sangat positif itu tercuat dari para personel Last Year, sebuah unit pop punk bernuansa emo dari Singaraja, Bali. Berkat persahabatan yang mereka jalin dengan Today Alive, sebuah unit melodic punk asal Malang, sebuah karya kolaborasi berformat album split bertajuk “Find” berhasil mereka

KING OF PANDA is Back in the Game!

Karena disibukkan oleh rumitnya kehidupan orang dewasa membuat King Of Panda (atau kerap pula disebut “Kinopan”) sempat tertidur pulas. Cukup lama, tujuh tahun lebih menjalani masa hibernasi, sejak merilis album “Me Vs Space Army” pada 2010 silam. Tapi kini, unit pop punk asal Bali tersebut telah bangkit kembali dan mengumumkan “Back in the Game”, sebagai

“Regular Party Line”, Anthem ‘Aneh’ FATRACE

Empat hari lagi, pasukan pop punk/punk rock dari Bekasi, Fatrace bakal menggelindingkan album mini (EP) terbarunya, bertajuk “Regular Party Line”. Karya rekaman ketiga Fatrace yang diedarkan via Jeruk Records tersebut memuat empat komposisi enerjik, yakni “I Only Drink Soda”, “Oh!”, “Tsubasa Got New Girlfriend” dan “Number 1 Boba Fett’s Fan”. Secara musikal, tiga personelnya, yakni

POPPY PUNKY Makin Mandiri di Album “Story”

Berbekal pengalaman saat rekaman album mini (EP) self titled pada 2015 silam, akhirnya Poppy Punky, sebuah unit pop punk berbasis Jakarta, berani mengeksekusi sendiri proses rekaman album penuh pertamanya. Dalam waktu tiga bulan, mereka berhasil merampungkan album bertajuk “Story” tersebut, dan merilisnya pada 18 Maret 2018 lalu. Ada 10 lagu yang termuat di “Story”, dan

VELLAROSE Kembali Rombak Formasi Sebelum Mengangkasa

Setahun setelah merilis single “Bisa Bahagia”, unit pop punk asal Jakarta, Vellarose akhirnya berhasil menelurkan karya rekaman baru lagi. Kali ini sebuah single bertajuk “Luar Angkasa” yang lagi-lagi digarap oleh formasi baru band tersebut. Sedikit menengok ke April 2017 lalu, Vellarose saat itu dihuni formasi Vito (vokal), Mega “Mejun” Juniaty (dram), Niel (gitar) dan Nicola

HERE WE GO  Wujudkan Energi Pop Punk

Berangkat dari oplosan pengaruh musikal band-band dunia seperti Blink 182, MXPX, New Found Glory, Greenday, All Time Low, Neckdeep, State Champs, As It Is hingga With Confidence, unit pop punk asal Nganjuk (Jawa Timur), Here We Go akhirnya bisa mewujudkan mimpi-mimpinya. Di awal 2018 ini, mereka berhasil merilis album mini (EP) bertajuk “Something Back To

Mimpi-mimpi TODAY ALIVE di Single “When I Hope”

Sejak merilis album mini (EP) “The Lies of Time” pada 13 Desember 2016 lalu, sepak terjang Today Alive seolah tak berhenti sedikit pun. Untuk mempromosikan albumnya tersebut, unit melodic punk asal Malang ini telah menggelar “Undisputed Tour 2017” dengan mengunjungi Malang, Salatiga, Lumajang, Kediri, Pasuruan, Blitar, Surabaya, Nganjuk, Jember, Serang, Bandung, Tangerang dan Jakarta. Lalu

Untuk Ketigakalinya, PARAMORE Kembali Konser di Indonesia

Setelah Cradle of Filth dan Incubus, geberan rock dari band asing terbaru yang juga telah mengonfirmasi rencana kedatangannya ke Indonesia adalah Paramore. Lewat laman resmi band asal Tennessee, AS tersebut dijadwalkan bakal menggelar konser di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, Tangerang Selatan pada 16 Februari 2018 mendatang. Konser yang digagas oleh kolaborasi antara MCM Live,

Menanti Ledakan DMAXWELL, Unit Punk Rock Asal Bandung

Sejak diresmikan terbentuk pada 2 Januari 2016 lalu, band punk enerjik asal Bandung ini langsung menggeber membuat karya sendiri. Dengan suntikan inspirasi dari band-band seperti Green Day, Sum 41, Sex Pistols, Nirvana hingga Sublime, Dmaxwell memuntahkan kreativitas musikal mereka, yang kini telah mereka sajikan via kanal Reverbnation dan Soundcloud. Lagu-lagu tersebut, antara lain bertajuk “Bertahan”,

Perkenalkan SHAL, Talenta Easycore Synth dari Makassar

Sebuah band rock potensial asal Makassar bernama SHAL, baru-baru ini telah menyapa publik global lewat video lagu perkenalan bertajuk “Shine”. Genre lagu ini merupakan kreativitas yang mereka sebut dengan istilah easycore synth, yang diramu dengan melebur berbagai pengaruh musikal para personelnya, serapan dari Fear and Loathing in Las Vegas – sebuah band yang berasal dari

BLOOMING FLOWER Bertekad Unjuk Kualitas Musisi Jakarta Barat

Berawal dari kegelisahan akan kondisi musik-musik idealis di Indonesia yang kalah perhatian dibanding lagu-lagu cinta yang cengeng, unit rock asal Jakarta Barat, Blooming Flower yang diperkuat formasi Widi (vokal/gitar), Sholeh (bass), Bima (gitar) dan Komet (dram) bertekad membakar semangat skena rock dengan musik persembahan mereka yang berlirik positif. Belum lama ini, niat itu telah mereka

Retorika SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER yang Variatif

Masih berpegang pada akar punk rock yang kuat, unit melodic core veteran asal Malang, Snickers and the Chicken Fighter (SATCF) akhirnya merilis album penuh keduanya yang bertajuk “Retorika” via label mereka sendiri, belum lama ini. Kali ini, ada 13 komposisi sarat elemen Melodic Core dan Popunk yang mereka persembahkan. SATCF yang dihuni Aditya Kurniawan (vokal/bass),