Browsing Category
Lokal
2238 posts
DER JAGER: Lestarikan Heavy Metal
Sembilan komposisi lagu energik yang raw, agresif dan oldschool diberondongkan Der Jager lewat sebuah album baru bertajuk “..In Which Evil Dwells”.
DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional
Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern
Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi
Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze
Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.
INFERNAL LAMENTATIONS: Kolaborasi Sesungguhnya
Dengan formasi berempat, Infernal Lamentations kembali menghajar kuping lewat “The Alchemist”, lagu baru yang semakin menegaskan visi musikal mereka.
SIDE.B: Mendaur Ulang Semangat THIRTEEN
Sebuah ajang nostalgia diwujudkan band baru, SIDE.B lewat reinterpretasi lagu lama band Thirteen, dengan aransemen, energi dan perspektif yang berbeda.
VIOLENTIA: Kasar, Bising dan Kacau
Sebuah album mini (EP) debut, “V.I” (dibaca: V-one/satu) akhirnya dikoarkan Violentia setelah tertunda cukup lama, disulut kobaran hardcore/metal yang bengis.
BURIED CONSCIENCE: Energi Agresif “Kuasa Raja”
Unit cadas belia Buried Conscience tidak butuh waktu lama untuk melancarkan agresi debutnya di skena metal, lewat sebuah album mini (EP).
KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal
Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?
Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.
JIVAMAYA: Kisah Nyata di Balik Post-Rock
Pengalaman nyata menuntun Jivamaya untuk meneguhkan niat mewujudkan karya lagu rilisan tunggal debutnya, dan keluar dari zona nyaman.
JAPA MANTRA: Rapalkan Mantra Rock Indonesia
Atas keinginan menghidupkan jiwa rock klasik, Japa Mantra rilis album debut “Mantra I” yang rangkum kontradiksi kehidupan dalam distorsi era 70-80-an.
FINALMORPH: “Unholy” dan Eksperimen Panting
Sejak merampungkan Mental Health Tour 2025, Finalmorph terinspirasi ‘bisikan’ para metalhead untuk mengawinkan metal modern dengan alat musik etnik.
UNDIMENSION: Ambisi Tertinggi “Imperium Manifestopia”
Sejak 2022 lalu, Undimension terus kembangkan identitas musikalnya melalui pendekatan teknikal, progresif dan sinematik, yang kini digelorakan di album debut.